Akhiri Keterisolasian Warga Langkat, TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Darurat
Jembatan Bailey darurat sepanjang 30 meter dengan lebar 4 meter akhirnya berdiri kokoh, menghubungkan kembali Desa Besilam Bukit Lembasa, Desa Kebun Balik, dan Desa Banjaran Raya.-dok disway-
Berdasarkan catatan penanggulangan bencana, jangkauan operasi kemanusiaan PTPN IV PalmCo telah menyentuh 16 kabupaten/kota yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.
Wilayah tersebut meliputi Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Langsa, Medan, Langkat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Sibolga, Pasaman Barat, Padang, Tanah Datar, Agam, Solok, dan Lima Puluh Kota.
Di belasan wilayah tersebut, bentuk intervensi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat keparahan bencana.
Bantuan yang telah disalurkan mencakup pengerahan puluhan unit alat berat untuk membuka akses darat yang tertimbun longsor, distribusi ratusan ton sembako, penyediaan ratusan box obat-obatan, hingga pendirian puluhan posko darurat yang menjadi tempat bernaung bagi ribuan pengungsi.
Bahkan, untuk wilayah dengan dampak kerusakan infrastruktur tempat tinggal terparah seperti di Kabupaten Aceh Tamiang dan Tapanuli Selatan, PTPN IV PalmCo telah melangkah pada fase pemulihan jangka panjang dengan menyediakan lahan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap).
BACA JUGA:Polisi Mediasi Orang Tua Bocil di Depok yang Seret Temannya Karena Kalah Lomba Lari
BACA JUGA:Persiapan Lebaran Tanpa Ribet, bTaskee Hadirkan Layanan Infal dan Promo Khusus Ramadan
Fokus pada Pemulihan Psikososial di Langkat
Khusus di Kabupaten Langkat, pembangunan jembatan ini melengkapi rentetan bantuan yang telah disalurkan sebelumnya.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan telah menggelontorkan dana ratusan juta rupiah pada fase awal tanggap darurat banjir.
Selain memastikan ketersediaan logistik berupa kebutuhan pokok, fokus bantuan di Langkat juga menyasar pada pemulihan psikososial anak-anak korban bencana.
Ratusan paket perlengkapan pendidikan—mulai dari tas sekolah, buku tulis, buku gambar, hingga alat mewarnai—telah didistribusikan ke posko-posko pengungsian agar anak-anak tetap memiliki semangat belajar di tengah keterbatasan sarana pascabencana.
Dengan berdirinya Jembatan Bailey di Kecamatan Wampu ini, diharapkan fase pemulihan di Kabupaten Langkat dapat berjalan lebih cepat, seiring dengan mulai normalnya kembali arus barang dan manusia di ketiga desa tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: