Intelejen dan Teritorial Pangan

Rabu 13-05-2026,20:34 WIB
Intelejen dan Teritorial Pangan

Dari rahim pasukan seperti itulah lahir Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani ditempa dgn berbagai penugasan & tantangan alam namun tetap bersahaja--Istimewa

Catatan Egy Massadiah

Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani

JAKARTA, DISWAY.ID - Dalam tradisi lama dunia militer, korps zeni sering disebut sebagai “penakluk sunyi.”

Mereka bukan pasukan yang pertama kali disebut dalam kisah-kisah heroik peperangan.

Tetapi tanpa mereka jembatan tidak akan tersambung, jalan tidak akan terbuka, dan pasukan tidak akan pernah sampai ke tujuan. 

Mereka bekerja seperti akar pohon: tersembunyi di bawah tanah, namun menopang seluruh kehidupan di atasnya.

Dari rahim pasukan seperti itulah lahir Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani ditempa dgn berbagai penugasan & tantangan alam namun tetap bersahaja.

Lahir pada 9 November 1970 dan dibentuk di kawah Candradimuka taruna Akademi Militer 1993 sebagai Penatarama Genderang Suling Canka Lokananta, Rizal tumbuh & berkembang dalam dunia keprajuritan yang keras, leder ship yg prima & taat beribadah serta dekat dengan anak buah & di cintai rakyat di setiap penugasannya. 

BACA JUGA:Letjen Robi Herbawan Resmi Jadi Kabais TNI, Gantikan Yudi Abdimantyo

Korps Zeni Angkatan Darat—matra yang mengajarkan bahwa kekuatan bukan hanya tentang menghancurkan (destruksi), tetapi juga membangun (Konstruksi), Penyamaran (Kamuflase), Nubika & Jihandak yg bermanfaat di masa perang maupun damai. Di situlah Rizal di godog & di bentuk menjadi Perwira Pertama & di perjalanannya juga memiliki kemampuan Intelijen serta Teritorial yg handal.

Mungkin karena itulah perjalanan karier Ahmad Rizal Ramdhani tampak seperti aliran sungai yang panjang: tenang di permukaan, tetapi memiliki arus yang kuat di kedalamannya.

Ia memulai pengabdian dari jabatan-jabatan paling dasar: Danton, Danki, hingga Pasi di Yonzipur 1/Dhira Dharma.

Di sanalah seorang perwira muda belajar bahwa kepemimpinan bukanlah soal suara paling keras, melainkan kemampuan menjadi contoh pertama ketika pekerjaan berat dimulai.

BACA JUGA:Peran TNI Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Nasional, Ini Penjelasan Tito Karnavian

Rizal pun menempa berbagai pendidikan Intelijen baik dalam & luar Negri serta melanjutken penugasan di STI Bais TNI, Wadan Denintel Kodam V/Brw serta pernah juga bertugas di Paspampres sbg Pabandya Pam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: