Intelejen dan Teritorial Pangan
Dari rahim pasukan seperti itulah lahir Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani ditempa dgn berbagai penugasan & tantangan alam namun tetap bersahaja--Istimewa
Dalam kerangka besar itulah figur seperti Ahmad Rizal Ramdhani menjadi relevan: seorang perwira yang memahami disiplin logistik militer, tetapi juga mengerti denyut kebutuhan rakyat kecil.
Hubungannya dengan Prabowo dapat dibaca dalam konteks visi strategis tersebut.
Dukungan all out dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga merupakan berkah bagi Rizal.
Begitulah, negara bangkit menempatkan isu pangan sebagai bagian dari pertahanan nasional, maka pengalaman para perwira teritorial dan logistik menjadi sangat penting. Rizal adalah representasi dari generasi militer yang tidak melihat pertahanan semata-mata melalui senjata, tetapi juga melalui sawah, gudang beras, irigasi, dan kesejahteraan petani.
Karena sesungguhnya perang modern tidak selalu datang dalam bentuk invasi. Kelangkaan pangan, krisis iklim, dan rusaknya ekosistem dapat menjadi ancaman yang jauh lebih sunyi tetapi mematikan.
Kisah hidup Ahmad Rizal Ramdhani saat bahu membahu menangani bencana gempa Lombok pernah diabadikan dalam buku "Mempolong Merenten", sebuah frasa yang menggambarkan semangat persaudaraan, pengabdian, dan kerja bersama dalam menghadapi kehidupan.
Buku itu seperti ingin menegaskan bahwa perjalanan seorang prajurit sejati tidak diukur hanya dari pangkat dan jabatan, tetapi dari manfaat yang ditinggalkannya bagi manusia lain.
BACA JUGA:Polisi Tangkap 2 Pelaku Penganiayaan Anggota TNI AD di Stasiun Depok Baru
Dan mungkin itulah inti perjalanan Ahmad Rizal Ramdhani. Ia memahami bahwa membangun jauh lebih sulit daripada menghancurkan.
Ia adalah prajurit yang mengerti bahwa ketahanan bangsa bukan hanya berdiri di atas tank dan senapan, tetapi juga di atas padi yang tumbuh subur, pohon yang tetap hijau, dan rakyat yang tidak pernah kehilangan harapan.
Di tangannya, BULOG bukan sekadar institusi logistik pangan namun sesuai Visinya Bulog harus menjadi Orkestrator Pangan Nasional & bahkan Internasional ke depannya.
Ia adalah benteng sunyi yang menjaga Indonesia agar tetap tangguh.
Catatan, artikel ini merupakan persembahan untuk Perum BULOG dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-59 pada tanggal 11 Mei 2026. Perayaan HUT tahun ini mengusung momentum penguatan ketahanan pangan nasional dan transformasi perusahaan menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: