Perang AS-Iran Masih Memanas, Kemlu RI Kasih Imbauan Tegas Buat WNI

Perang AS-Iran Masih Memanas, Kemlu RI Kasih Imbauan Tegas Buat WNI

Kementerian Luar Negeri RI mengimbau tegas untuk warga negara Indonesia (WNI) menunda perjalanan ke luar negeri.-Ist-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Luar Negeri RI mengimbau agar masyarakat yang berencana bepergian ke wilayah Timur Tengah untuk menunda perjalanannya hingga situasi lebih kondusif.

"Masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan melalui atau transit di kawasan Timur Tengah agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan dan menunda perjalanan hingga situasi lebih kondusif," demikian pernyataan Kemlu, Minggu, 1 Maret 2026.

Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) bersama Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah terus menjalin komunikasi intensif dan berkoordinasi dengan para Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak.

BACA JUGA:Hutan Kota Cawang Diduga Jadi 'Basecamp' LGBT, Pemprov DKI Pasang Lampu Tembak-Tambah CCTV

Dalam pernyataan resminya, Kemlu RI menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan WNI di tengah dinamika situasi kawasan.

“Perwakilan RI telah mengimbau seluruh WNI di wilayah terdampak untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi secara berkala dengan Perwakilan RI terdekat,” demikian keterangan Kemlu RI.

Imbauan tersebut juga ditujukan kepada WNI yang mengalami kendala perjalanan akibat perkembangan situasi di Timur Tengah. Kemlu menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan menghadapi kemungkinan perubahan situasi.

Kemlu RI bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan, lanjut pernyataan tersebut, akan terus memantau dan melakukan asesmen secara menyeluruh terhadap dinamika situasi keamanan dan kondisi riil di lapangan.

BACA JUGA:Pemerintah Lakukan Mitigasi Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara di Sejumlah Negara Timur Tengah

“Kementerian Luar Negeri bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan akan terus memantau dan melakukan asesmen secara menyeluruh terhadap dinamika situasi keamanan, kondisi riil di lapangan, serta langkah-langkah penanganan yang sedang dan akan dilakukan guna menyikapi perkembangan situasi ke depan,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads