Perjalanan Konflik AS-Iran Selama 7 Dekade Hingga Kematian Ali Khamenei, Serangan Israel Disebut Terorisme

Perjalanan Konflik AS-Iran Selama 7 Dekade Hingga Kematian Ali Khamenei, Serangan Israel Disebut Terorisme

Amerika Serikat dan Iran sudah sejak lama bermusuhan, kurang lebih selama 7 dekade. --Universitas Airlangga/Antara

Dukungan terbuka terhadap serangan rezim Zionis ke pusat-pusat militer dan pertahanan Iran pada 26 Oktober 2024.

Dukungan terhadap serangan rezim Zionis ke Iran pada 13 Juni 2025 serta pembunuhan para komandan militer senior.

Serangan langsung Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir damai Republik Islam Iran pada 22 Juni 2025.

BACA JUGA:Soal Rencana Prabowo Jadi Juru Damai, JK: Palestina-Israel Saja Sulit Didamaikan, Apalagi AS-Iran

Membajak protes damai sipil menjadi kerusuhan penuh kekerasan pada Januari  2026 yang menyebabkan 2.427 orang gugur (termasuk penjaga keamanan dan warga sipil) dari total 3.117 korban jiwa.

“Pada akhirnya, dengan merujuk pada rekam jejak Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel dalam permusuhan terhadap Iran serta mengingat berbagai pelanggaran berat terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, hukum internasional, hak asasi manusia, dan hukum humaniter internasional oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis selama beberapa dekade terakhir khususnya beberapa tahun terakhir, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, dengan menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Pemerintah dan  rakyat Indonesia serta menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik ini, menegaskan pentingnya pengambilan sikap yang tegas oleh para pejabat Indonesia dalam mengutuk agresi dan kejahatan Amerika Serikat  dan rezim Zionis Israel,” tulis Kedubes Iran.

BACA JUGA:Apa Itu Selat Hormuz yang Ditutup Pasca Iran Diserang Israel-AS? Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Kedubes Iran menyebut Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026, dalam satu lagi tindakan agresi, melancarkan serangan terhadap lokasi-lokasi sipil termasuk sekolah-sekolah serta menargetkan warga Iran yang sedang berpuasa di bulan suci Ramadan, sekaligus melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran. 

Dengan sangat disesalkan, dalam serangan biadab tersebut, Yang Mulia  Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

“Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, mencapai kesyahidan di kantor beliau . Pada jam-jam pertama, beberapa sekolah menjadi sasaran rudal Amerika Serikat dan  rezim Zionis. Dalam serangan brutal tersebut, sebuah sekolah dasar di Kabupaten Minab hancur total dan hampir 200 anak perempuan tak berdosa mencapai kesyahidan. Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel mengklaim bahwa mereka akan membantu rakyat  Iran,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads