Arya Sinulingga Sentil Suporter Usai Laga Persijap vs Persis Berujung Ricuh: Seperti Lupa Kanjuruhan

Arya Sinulingga Sentil Suporter Usai Laga Persijap vs Persis Berujung Ricuh: Seperti Lupa Kanjuruhan

Ilustrasi. Exco PSSI Arya Sinulingga menilai kericuhan suporter di laga Persijap vs Persis Solo mengingatkan kembali beta buruknya pendukung tandang yang nekat datang meski ada larangan.-Ist-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berikan peringkatan keras terhadap suporter tandang buntut kericuhan yang ditimbulkan antar pendukung Pesijap Jepada dan Persis Solo.

Kejadian tersebut ketika Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartuni, Jepara, Jawa Tengah pada Kamis, 5 Maret 2026.

Kericuhan tersebut malah menjadi bomerang bagi klub maupun Liga, karena dapat mencoreng wajah sepak bola nasional.

BACA JUGA:Barcelona dan Atletico Madrid Pantau Gelandang Arsenal Senilai Rp1,9 Triliun

BACA JUGA:Manchester City Bangkit Tekuk Newcastle 3-1, Omar Marmoush Bersinar di Piala FA

Merespon peristiwa itu, Anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menilai bahwa suporter Indonesia tidak mengambil pelajaran dari insiden Kanjuruhan.

"Ini suporternya lupa sama (tragedi) kajuruhan dan lain-lain. Jadi, mereka lupa seprtinya, itu yang membuat kami sedih juga," ungkap Arya di Jakarta pada Jumat, 6 Maret 2026.

Sebab, sebelumnya federasi telah mengumumkan tidak memberlakukan pendukung tim lawan untuk menonton pertandingan secara langsung.

Sebagai informasi, regulasi Liga 1 musim 2025–2026 masih melarang suporter tim tamu hadir langsung di stadion. Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 5 Regulasi Keamanan Liga 1 serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI.

BACA JUGA:Jurgen Klopp ke Real Madrid Memanas, Agen Beri Jawaban Tegas

BACA JUGA:Link Live Streaming Newcastle vs Manchester City di FA Cup 2025/26, KickOFF: 03.00 WIB

"Sebenarnya kami sudah bilang (awal musim) tidak boleh away (tandang). Kemarin juga ada itu satu pertandingan away, itu bagus antar suporter, terus saya ditanya, 'Ini bagus, ayo dong buka away-nya'. Ternyata, itu hanya satu, ini hanya satu. Ini tidak hanya satu. Ini menyangkut nyawa gitu," papar dia.

Ia menegaskan bahwa persoalan keamanan suporter bukan sekadar soal rivalitas klub, tetapi menyangkut keselamatan banyak orang di stadion.

"Ini menyangkut nyawa. Kita tidak ingin ada korban lagi," tegas Arya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads