Nuanu Creative City Bali Perkuat Ekosistem Kreatif: Hunian, Kuliner, dan Pendidikan Terintegrasi
Investasi Properti Bali: Nuanu Creative City Bangun Ekosistem Kreatif Terintegrasi---Dok. Istimewa
BACA JUGA:Blokir Konten oleh Komdigi Bisa Jadi Bumerang, Anak-Anak Bisa Beralih ke VPN?
Beberapa proyek hunian yang tengah berjalan di antaranya:
- The Collection Vol.1 dan Ecoverse, yang ditargetkan selesai pada kuartal pertama 2026.
- OXO The Pavilions dan Flower Estates, yang telah memasuki tahap konstruksi setelah proses groundbreaking.
Salah satu proyek terbaru, Flower Estates, menawarkan 28 unit vila dengan konsep arsitektur yang memadukan orangerie khas Eropa dan lanskap tropis Bali. Proyek ini dipasarkan mulai dari Rp8,4 miliar dan menonjolkan taman privat sebagai bagian dari pengalaman tinggal.
Selain itu, terdapat proyek Black Sands Oasis, yang mengusung konsep desert modernism dengan skema kepemilikan hak sewa. Sementara proyek The Sense dirancang sebagai hunian berbasis komunitas yang ditujukan bagi kreator, profesional, dan wirausahawan.
Nuanu juga tengah mengembangkan proyek X Hotel, hotel investasi pertama di kawasan tersebut, yang dijadwalkan memasuki tahap desain arsitektur pada akhir April dengan target penyelesaian pada kuartal pertama 2027.
Sutala, Distrik Kuliner dan Gaya Hidup Baru
Selain pengembangan residensial, Nuanu juga memperluas ekosistemnya melalui berbagai distrik tematik. Salah satu proyek yang sedang disiapkan adalah Sutala, distrik kuliner dan gaya hidup yang dirancang sebagai pusat aktivitas sosial dan gastronomi di kawasan tersebut.
Director Sutala, Conrad, menjelaskan bahwa tren industri kuliner saat ini tidak lagi hanya berfokus pada makanan, tetapi juga pada pengalaman, atmosfer, dan komunitas.
Distrik ini dirancang sebagai kawasan walkable lifestyle destination yang menggabungkan restoran, budaya, serta aktivitas sosial dalam satu ruang yang terintegrasi.
Sutala akan berdiri di atas area seluas 17.000 meter persegi dan menghadirkan lebih dari 60 tenant restoran dan brand gaya hidup yang dikurasi secara selektif.
Soft launch kawasan ini direncanakan berlangsung pada akhir 2026, dengan ambisi menjadikannya salah satu destinasi gastronomi terkemuka di Asia Tenggara.
Pendidikan Menjadi Pilar Utama
Selain hunian dan gaya hidup, Nuanu juga menempatkan pendidikan sebagai salah satu fondasi utama dalam pengembangan kawasan.
Saat ini, kawasan tersebut telah memiliki ProEd Global School dan kini bekerja sama dengan Genius Group Limited untuk mengembangkan platform pendidikan inovatif bernama Genius City.
Program ini berfokus pada pengembangan keterampilan masa depan, kewirausahaan, teknologi, serta pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI).
Pada tahap awal, program pendidikan berbasis AI akan diintegrasikan dengan kurikulum Cambridge bagi siswa sekolah dasar dan menengah di ProEd Global School.
Pada fase berikutnya, proyek Genius City akan berkembang menjadi education hub di kawasan Nuanu yang menghadirkan berbagai program pembelajaran, termasuk:
- pendidikan korporasi
- program pengembangan bagi siswa SMA
- program pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: