Profil dan Biodata Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong Bengkulu yang Kena OTT KPK

Profil dan Biodata Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong Bengkulu yang Kena OTT KPK

Profil dan Biodata Muhammad Fikri Thobari.--Facebook fikrithobaricentre

Fikri dikenal sebagai sosok yang mempunyai latar belakang di bidang bisnis, ekonomi dan administrasi publik.

Pria berusia 45 tahun ini menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 04 Nakau yang diselesaikan tahun 1992.

Kemudian, ia melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 02 Curup sampai lulus tahun 1995 dan Madrasah Aliyah Negeri 2 Curup tahun 1998.

BACA JUGA:Kepala Daerah Beruntun Kena OTT dari Wali Kota Madiun hingga Bupati Pekalongan, Ini Respons Puan

Fikri Thobari lanjut menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen AMKOP Palembang dan meraih gelar Sarjana Ekonomi tahun 2006.

Setelah itu, ia kembali melanjutkan studi magister di Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu dan mendapat gelar Magister Administrasi Publik tahun 2023.

Sebelum terjun ke dunia politik, ia sempat memiliki pengalaman di sektor bisnis.

Selain itu, ia juga pernah menjadi pimpinan Koran Sehasen Jaya pada tahun 2008-2010 dan menjabat sebagai Direktur Utama PT Bukit Juvi Permata sejak 2008 dan kemudian jadi Presiden Direktur PT Bukit Juvi Group tahun 2014.

Harta Kekayaan Muhammad Fikri Thobari

Berdasarkan dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN yang disampaikan pada KPK 19 Agustus 2024, Fikri terctatat mempunyai total harta kekayaan mencapai Rp19,5 miliar atau Rp 19.530.683.491.

BACA JUGA:Usai Kena OTT, KPK Bawa Bupati Pekalongan ke Jakarta untuk Pemeriksaan

Harta tersebut merupakan kekayaan bersih usai dikurangi utang sebesar Rp 12.948.979.208. ​

Adapun, total harta sebelum dikurangi utang sebesar Rp 32.479.662.699. ​

Aset terbesarnya berada di properti berupa tanah dan bangunana senilai Rp14,6 miliar yang tersebar di Kepahiang, Rejang Lebong dan Kota Bengkulu.

Ia mempunyai 14 bidang tanah dan bangunan, termasuk tanah dan bangunan seluas 304 meter persegi dengan bangunan 675 meter persegi di Kabupaten Kepahiang senilai Rp3,3 miliar dan tanah seluas 13.489 meter persegi senilai Rp800 juta.

Diketahui, Fikri juga mempunyai transportasi dan mesin senilai Rp900 juta yang terdiri dari dua unit mobil, yakni ​Mitsubishi Pajero Sport tahun 2021 senilai Rp 550 juta dan Mitsubishi Eclipse Cross tahun 2020 senilai Rp 350 juta.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: