Komitmen PT Kristalin Ekalestari Jamin Pendidikan Anak Korban KKB Sampai Sarjana
Disaksikan sang istri almarhum Marwah, 32 dan Hamka orang tua Hamdani, Santunan diberikan ahli waris untuk menyelesaikan pendidikan Sarjana Satu.-Istimewa-
BACA JUGA:IHSG Jeda Siang Menguat 0,53% ke Level 7.427, Sulit Kembali Tembus 8.000
Hamka menambahkan alasan kedatangannya menghadiri memiliki harapan kepada cucu yang menjadi seorang anak yatim.
“Saya cuma meminta mudah-mudahan ada perhatiannya kepada cucu saya dengan istri dari almarhum untuk masa depan, terutama masalah pendidikan Karena Bapak sudah tahu bagaimana keadaan saya.
“Saya ini, Pak, ini adalah petani kecil yang kalau boleh saya katakan saya kalau namanya makan ya makan tetapi kalau lauk ya mungkin sehari bisa dapat lauk mungkin hari yang lain tidak,” ungkap Ayah mendiang Serda Hamdani.
Ia menceritakan semasa hidup Serda Hamdani, kata Hamka setiap bulan hampir dikirim uang untuk kebutuhannya.
"Jadi mungkin Bapak bisa menilai dengan saya, hanya karena selama ini anak saya kebetulan dalam satu tugas di sana itu hampir tiap bulan dikirimi uang, itulah yang menjadi bisa mencukupi kebutuhan saya.
“Dan sebelum kejadian itu sempat mengirimi saya dua kali. Saya sangat berterima kasih tetapi takdir berkata lain, kita tidak boleh menolak karena itu sudah ketentuan Yang Maha Kuasa,” sambung Hamka.
BACA JUGA:Intip Sinopsis Drama Korea Siren's Kiss Dibintangi Park Min Young dan Wi Ha Joon, Tayang di Mana?
BACA JUGA:Integrated Auto Solutions Jadi Strategi Baru IPCC di Tengah Gejolak Global
Menanggapi hal tersebut Manajemen Direktur Utama (Dirut) PT Kristalin Ekalestari Andito Prasetyowan menyampaikan duka mendalam kepada kedua korban.
“Dari hati saya yang paling dalam, saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Jangan khawatir mengenai masa depan cucu Bapak, kami akan bertanggung jawab sampai mereka sarjana dan mampu berdiri sendiri. Mereka kini adalah bagian dari keluarga besar Kristalin," pungkas Andito.
Seperti diketahui, Aksay Sandika Moho dan Serda Hamdani meninggal dunia dalam serangan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Aibon Kogoya pada Sabtu (21/2/2026) siang.
Keduanya dilaporkan ditembak saat berada di Pos Kamtibmas, yang kemudian turut dibakar oleh para pelaku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: