Persiapan Sambut Lebaran, Mendag Busan Pastikan Harga Bapok Stabil dan Pasokan Cukup

Persiapan Sambut Lebaran, Mendag Busan Pastikan Harga Bapok Stabil dan Pasokan Cukup

Menteri Perdagangan Budi Santoso terus memastikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan pasokannya tersedia cukup untuk menyambut Idulfitri 1447 H-Dok.Kemendag-

Berdasarkan pantauan di Pasar Baru Kudus hari ini, sejumlah komoditas bapok dijual sesuai atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan (HA).

Beberapa di antaranya, yaitu beras medium Rp13.500/kg, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog Rp12.500/kg, beras premium Rp14.000/kg, MINYAKITA Rp15.700/liter, gula pasir Rp17.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, daging ayam ras Rp40.000/kg, telur ayam ras Rp30.000/kg, bawang merah Rp41.000/kg, cabai merah keriting Rp35.000/kg, dan bawang putih honan Rp32.000/kg.

BACA JUGA:Berani Lawan Prabowo, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: 1 Tahun Daya Rusaknya Parah, Jangan Biarkan Sampai 5 Tahun

BACA JUGA:Juara Puisi Bercampur dengan Ilmu Filsafat Menyatu dalam Tubuh Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto

Sementara itu, minyak goreng kemasan premium terpantau di harga Rp21.000/liter dan tepung terigu Rp13.500/kg.

Di sisi lain, cabai rawit merah Rp90.000/kg atau terpantau masih di atas HA Rp40.000—57.000/kg.

Salah satu pedagang bapok, Sulastri, mengatakan, ia menjual bapok tanpa merasa khawatir akan kekurangan pasokan karena pasokan selalu tersedia.

“Kalau stok lancar terus, barangnya ya ada, beras mengalir terus dari Bulog sampai dua kali seminggu. Minyak goreng MINYAKITA juga ada. Harapan saya pasokan ada terus, sehingga rakyat tenang dan bisa membeli beras dan minyak sesuai kebutuhan,” kata Sulastri.

Selain itu, pedagang sayur dan telur, Alfi, berharap pemerintah dapat terus menjaga harga bapok agar terjangkau bagi masyarakat kecil.

BACA JUGA:Sudah Dihujani Teror Termasuk pada Ibunya, Ketua BEM Tiyo Ardianto Bilang Tak Berdampak Apa-Apa

BACA JUGA:PMI Indramayu Jadi Korban Kekerasan hingga Tewas di Arab Saudi, KP2MI Turun Tangan

“Kalau bisa, harga-harga sembako tidak usah terlalu mahal. Jadi, masyarakat kecil bisa menjangkau, karena yang kasihan adalah masyarakat kecil,” kata Alfi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait