PBB Prihatin Insiden Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

PBB Prihatin Insiden Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Aktivis KontraS Andrie Yunus tengah menjalani perawatan akibat menjadi serangan penyiraman air keras yang membuatnya luka bakar hingga 24%. --KontraS

JAKARTA, DISWAY.ID - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merasa prihatin atas peristiwa penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

“Sangat prihatin terhadap serangan air keras yang mengerikan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS),” pernyataan Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk, dikutip melalui akun media sosial X @UNHumanRights, dikutip Minggu, 15 Maret 2026.

PBB pun mendesak pengungkapan kasus ini dan pertanggungjawaban atas tindak kekerasan yang terjadi kepada para pembela HAM.

"Pembela hak asasi manusia harus dilindungi dalam pekerjaan vital mereka dan dapat mengangkat isu-isu kepentingan publik tanpa rasa takut," tulis PBB.

BACA JUGA:Masih Gelap, Siapa Pelaku Pernyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus?

Sebagai informasi, Aktivis KontraS Andrie Yunus disimbah air keras oleh individu tak dikenal saat dalam perjalanan di Jakarta Pusat, Kamis malam, 12 Maret 2026.

Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie selesai mengikuti kegiatan perekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

BACA JUGA:Novel Baswedan Sebut Serangan ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Bertujuan Membunuh

Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh akibat serangan tersebut dan saat ini masih menjalani penanganan medis.

KontraS menyebut ada niat jahat atau Mens Rea di balik tragedi ini.

“Kami menduga penyiraman air keras ini menunjukan ada niat jahat (mens rea) dan persiapan terencana yang matang,” tegas KontraS dalam pernyataannya di akun Instagram resmi. 

BACA JUGA:Sama-Sama Aktivis, Begini Kata Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto saat Andrie Yunus KontraS Disiram Air Keras

Maka, kata KontraS, dalam konteks ini serangan yang ditujukan kepada Andrie adalah upaya sistematis untuk membungkam kebebasan berekspresi.

Serangan itu terjadi setelah Andrie Yunus usai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” yang rampung pada sekitar pukul 23.00 WIB tepatnya di.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait