Ngerih! Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Diintai Berhari-hari Sebelum Diserang

Ngerih! Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Diintai Berhari-hari Sebelum Diserang

YLBHI menilai serangan terhadap Andrie tidak dapat dipandang sebagai insiden biasa.-Disway/Hasyim Ashari-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Serangan terhadap aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus memunculkan dugaan adanya pengintaian yang dilakukan sebelum insiden terjadi.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyebut pergerakan Andrie diduga telah dipantau oleh pihak tak dikenal beberapa hari sebelumnya.

BACA JUGA:Gus Ipul Ajak Jajarannya Perkuat Solidaritas di Penghujung Ramadan

BACA JUGA:Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub

Ketua Umum YLBHI, Muhammad Isnur, mengatakan indikasi pengawasan terhadap Andrie terlihat dari sejumlah rekaman kamera pengawas di beberapa lokasi yang sempat dikunjungi korban.

Menurut Isnur, pengintaian tidak hanya terjadi di satu tempat. Aktivitas mencurigakan disebut terpantau di sekitar rumah hingga lokasi lain yang didatangi Andrie dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026: Ingin Rasakan Sensasi Puasa di Kampung, Cerita Pemudik Pilih 'Start' Duluan Naik Kereta

BACA JUGA:Tewaskan Warga Sipil, Aktivis Papua Kecam Aksi Sadis TPNPB di Tambrauw

“Beberapa hari ini Andrie diintai, mulai dari rumahnya, tempat tinggalnya, sampai tempat-tempat yang ia kunjungi,” kata Isnur ditemui di kantor YLBHI, Jumat 13 Maret 2026.

Ia menambahkan, rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting yang dapat membantu mengungkap pihak-pihak yang terlibat. Sejumlah orang yang diduga mengikuti pergerakan Andrie disebut terekam dalam kamera pengawas tersebut.

“Orang-orangnya jelas, semuanya terekam CCTV,” ujarnya.

BACA JUGA:Prabowo Bersyukur Baru di Era Pemerintahannya Ojol Dapat BHR

BACA JUGA:Profil dan Sejarah KontraS: LSM Tempat Andrie Yunus Bernaung, Aktivis yang Disiram Air Keras

Andrie dikenal sebagai aktivis yang aktif menyuarakan berbagai isu hak asasi manusia bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Dalam berbagai kesempatan, ia terlibat dalam advokasi sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait