Menuju One Health Summit, Menkes dan Kadin Pacu Industri Kesehatan

Menuju One Health Summit, Menkes dan Kadin Pacu Industri Kesehatan

Kolaborasi Pemerintah Dan dunia usaha mulai menyusun peta jalan pengembangan industri kesehatan nasional sebagai salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.-Dok. Dody Suryawan/Disway.id-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah bersama dunia usaha mulai menyusun peta jalan pengembangan industri kesehatan nasional sebagai salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Inisiatif ini mengemuka menjelang pelaksanaan Global One Health Summit yang akan digelar pada 7 April 2026 di Lyon, Prancis.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, forum global tersebut akan menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis, khususnya di sektor kesehatan.

Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir dan memimpin bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai co-chair dalam pertemuan tersebut.

BACA JUGA:Kadin Nilai Program MBG Berpotensi Ciptakan Pasar Baru Sektor Pangan

Budi, kerja sama kesehatan tidak lagi hanya bertumpu pada hubungan antar-pemerintah. Kolaborasi kini melibatkan komunitas bisnis, ilmuwan, organisasi masyarakat sipil, hingga pemerintah daerah untuk membangun ekosistem diplomasi kesehatan yang lebih luas.

"Pertemuan ini bukan sekadar hubungan G to G, tetapi juga melibatkan komunitas bisnis, komunitas sains, hingga civil society. Diplomasi kesehatan seperti ini penting untuk mendukung agenda One Health secara global," ujar Budi, di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.

Ia menambahkan, sektor kesehatan berpotensi menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. Dalam sejarah berbagai negara, lonjakan pertumbuhan ekonomi biasanya ditopang oleh lahirnya sektor industri baru yang kuat dan inovatif.

Karena itu, pemerintah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mulai menyusun roadmap industri kesehatan nasional yang diharapkan mampu menarik investasi, termasuk dari mitra internasional seperti Prancis.

BACA JUGA:Gejolak Geopolitik Menguat, Kadin Minta Dunia Usaha Perkuat Ketahanan Ekonomi

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Anindya Novyan Bakrie menyatakan dunia usaha melihat industri kesehatan sebagai sektor dengan potensi ekonomi yang sangat besar. Menurutnya, investasi di sektor ini tidak hanya memperkuat sistem kesehatan nasional, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang signifikan.

"Kami melihat dampaknya luar biasa. Setiap satu dolar yang diinvestasikan di sektor kesehatan bisa menghasilkan tiga hingga empat kali lipat nilai ekonomi,” kata Anindya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, peneliti, dan organisasi nonpemerintah dapat menciptakan ekosistem industri kesehatan yang kuat sekaligus membuka lapangan kerja baru.

"Melalui roadmap ini, Indonesia diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan sistem kesehatan, tetapi juga menjadikan sektor kesehatan sebagai salah satu penggerak baru pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Anindya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: