1 Strategi Jitu Ketika Harga Crypto Sedang Turun

1 Strategi Jitu Ketika Harga Crypto Sedang Turun

Strategi Jitu Saat Nilai Crypto Sedang Turun---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Melihat portofolio crypto yang berwarna merah memang sering kali memancing emosi atau bahkan membuat stres. Saat grafik harga crypto terus menurun, biasanya investor banyak yang panik dan mungkin tanpa pikir panjang menekan tombol sell untuk memotong kerugian, atau pasrah menjadi holder jangka panjang sambil berharap pasar akan cepat pulih.

Namun, ternyata sekadar mendiamkan aset crypto di dompet saat pasar sedang lesu sebenarnya kamu telah kehilangan sebuah peluang lho! Karena ada satu langkah taktis yang sering diandalkan oleh investor crypto baik berpengalaman atau pemula untuk mengubah fase koreksi menjadi mesin akumulasi… yakni, Staking.

Staking Sebagai Strategi Saat Harga Crypto Turun

Ketika kamu memutuskan untuk meng-hold aset crypto ketika harganya turun, itu sama saja membiarkan koinmu "menganggur" tanpa hasil, staking memungkinkan aset tersebut untuk bekerja dan memberikan keuntungan dalam bentuk imbal hasil.

Secara sederhana, staking mirip dengan konsep deposito. Kamu hanya perlu mengunci sejumlah aset crypto di dalam jaringan atau platform exchange untuk jangka waktu tertentu, dan sebagai imbalannya, kamu akan mendapatkan persentase bunga (APY).

Adapun berikut adalah beberapa alasan mengapa staking menjadi strategi yang paling cocok untuk dilakukan saat harga crypto turun, bagi kamu yang memutuskan untuk hold:

Membuat Aset yang Disimpan Berkembang: Saat pasar turun, nilai dari portofoliomu pastinya otomatis menyusut. Namun, reward staking yang dibayarkan dalam bentuk koin itu sendiri membuat kamu bisa menutupi sedikit kerugian akibat penurunan harga tersebut, sembari menunggu harga kembali naik.

BACA JUGA:Trader Crypto Wajib Tahu, Ini Strategi Trading Lebih Optimal dengan Fasilitas VIP

Efek Compounding: Mengumpulkan reward koin di saat harganya terbilang murah adalah langkah investasi yang cerdas. Sebab ketika siklus pasar akhirnya berbalik arah dan kembali naik, kamu tidak hanya menikmati keuntungan dari modal koin awalmu, tetapi juga dari seluruh tumpukan koin ekstra yang kamu dapatkan secara pasif selama masa staking.

Mencegah Panic Selling: Jika kamu percaya dengan aset yang kamu miliki dalam jangka panjang, mengunci aset dengan fitur staking secara tidak langsung dapat menjauhkanmu dari tombol jual, sekaligus memaksa kamu untuk tetap disiplin pada rencana investasi jangka panjang.

Bagaimana Cara Melakukan Staking?

Bagi pengguna yang ingin mencoba strategi ini, fitur Staking di Tokocrypto dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengoptimalkan aset crypto yang dimiliki. Terlebih fitur ini sudah mendapatkan lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terjamin keamanannya.

Melalui fitur ini, pengguna dapat menyetorkan aset crypto tertentu ke dalam program staking untuk memperoleh potensi imbal hasil secara berkala. Prosesnya juga dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Tokocrypto:

1. Buka aplikasi Tokocrypto di perangkatmu.

2. Tap ikon “Staking” di halaman utama.

3. Pilih aset crypto dan cek APR yang ditawarkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: