Saat Pemanfaatan AI Berdampak bagi Teknologi Hijau dan Ekonomi Digital di Asia
Erlin Veronica Hartanto, President Director WGS Group menekankan bahwa saat ini terjadi pergeseran signifikan dari capital preservation menuju capital with purpose-Istimewa-
SINGAPURA, DISWAY.ID - Pergeseran cara pandang terhadap kekayaan dan investasi global menjadi sorotan utama dalam Wealth Forum yang diselenggarakan di Singapura.
Dalam forum tersebut, pelaku industri dan investor global membahas bagaimana capital tidak lagi hanya berfokus pada return, tetapi juga pada dampak jangka panjang terhadap ekonomi dan masyarakat.
BACA JUGA:Jadwal Pulang Mudik Terbaik saat Arus Balik Lebaran 2026, Hindari Tanggal Segini!
BACA JUGA:Arus Balik Meningkat, One Way Nasional Resmi Diberlakukan dari GT Kalikangkung-Cikatama
Dalam pemaparannya, Erlin Veronica Hartanto, President Director WGS Group menekankan bahwa saat ini terjadi pergeseran signifikan dari capital preservation menuju capital with purpose. Menurutnya, investor, khususnya dari kalangan ultra high net worth dan family offices, semakin aktif mengalokasikan modal ke sektor-sektor transformasional seperti kecerdasan buatan (AI), ekonomi digital, serta teknologi hijau.
“Capital hari ini harus mampu menciptakan nilai yang lebih luas - tidak hanya secara finansial, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi,” ujar Erlin Veronica Hartanto di Singapura, Senin, 23 Maret 2026.
Asia dinilai menjadi kawasan yang paling strategis dalam tren ini.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat, adopsi teknologi yang cepat, serta basis konsumen yang besar, Asia menawarkan peluang besar bagi investasi yang scalable dan berdampak.
Sektor seperti e-commerce, digital infrastructure, serta green energy menjadi pendorong utama transformasi tersebut.
Lebih lanjut, Erlin Veronica Hartanto juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis ekosistem dalam investasi. Menurutnya, investor tidak lagi hanya berfokus pada satu entitas bisnis, tetapi membangun jaringan usaha yang saling terintegrasi, mulai dari teknologi, distribusi, hingga akses pasar untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Pendekatan ecosystem-driven memungkinkan capital untuk bekerja lebih efektif, mempercepat pertumbuhan, sekaligus mengurangi risiko dalam jangka panjang,” tambahnya.
Selain itu, aspek keberlanjutan juga menjadi bagian penting dalam strategi investasi modern. Pemanfaatan teknologi, termasuk AI dan digital platforms, dinilai dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat supply chain, serta membantu perusahaan lebih adaptif terhadap perubahan global.
BACA JUGA:Teknologi AI BenQ Hadir di Indonesia, Ini Keunggulan BenQ Board RP05 dan InstaShow VS25
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: