Kronologi Kebocoran Data Fans Ajax, dari Celah Sistem hingga Risiko Manipulasi Tiket
Data Fans Ajax Diduga Diretas, Klub Imbau Waspada Phishing-@afcajax-Instagram
Beberapa risiko yang teridentifikasi antara lain:
- Transfer tiket pertandingan atau tiket musiman ke pihak lain
- Perubahan atau penghapusan status larangan masuk stadion
- Akses ke data sensitif melalui API internal
Peretas tersebut menyebut bahwa sistem aplikasi Ajax menggunakan kunci digital yang sama untuk berbagai akun, sehingga berpotensi disalahgunakan.
Belum Ada Indikasi Data Disebar
Meski insiden ini cukup serius, Ajax menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti bahwa data yang diakses telah disebarluaskan.
“Kami mengetahui adanya akses ilegal ke sebagian sistem dan data kami, namun belum ada indikasi bahwa data tersebut telah bocor ke publik. Meski begitu, kami tetap mengimbau semua pihak untuk waspada terhadap email phishing,” tulis pihak klub.
Kasus ini telah dilaporkan ke otoritas perlindungan data Belanda serta pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Direktur Jenderal Ajax, Menno Geelen mengakui bahwa insiden ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan fans.
Ia menegaskan bahwa tidak ada sistem yang sepenuhnya aman, namun pihak klub berkomitmen untuk meminimalkan risiko kebocoran data.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengguna digital, khususnya penggemar sepak bola yang aktif menggunakan aplikasi klub.
Beberapa langkah pencegahan yang disarankan:
- Hindari membuka email dari pengirim tidak dikenal
- Jangan klik tautan mencurigakan
- Gunakan password yang kuat dan berbeda di setiap akun
- Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: