Excellent Growth! Sustainable Performance IPCC Bukukan Laba Rp256 Miliar, All Time High

Excellent Growth! Sustainable Performance IPCC Bukukan Laba Rp256 Miliar, All Time High

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), bagian dari ekosistem Pelindo Group melalui PT Pelindo Multi Terminal sebagai subholding, mencatatkan kinerja keuangan yang impresif berdasarkan laporan audited tahun buku 2025.--IPCC

IPCC berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dari sisi keamanan, keselamatan dan penanganan seluruh kargo yang dilayani oleh Perusahaan.

Pada tahun 2025, perseroan menerapkan secara full single billing dan juga pada triwulan 4(empat) tahun 2025 IPCC resmi meluncurkan inovasi bisnis In-Land Transportation sebagai perwujudan tagline baru yaitu Integrated Auto Solutions yang memperkuat arah perseroan sebagai pemimpin layanan logistik terminal kendaraan yang terintegrasi dan terbesar di Indonesia.

IPCC juga mencatatkan kenaikan total aset sebesar 11,21% dari Rp 1,85 Triliun pada 2024 menjadi Rp 2,05 Triliun pada akhir 2025 dimana kenaikan tersebut disebabkan oleh kenaikan Kas dan Setara Kas IPCC mencapai Rp 1,08 Triliun yang naik sebesar 33,55%.

Wing Megantoro selaku Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko menuturkan, “Berbagai upaya yang dilakukan Perseroan untuk menciptakan nilai tambah dari setiap layanan yang diberikan utamanya dari sisi keuangan seperti efisiensi biaya yang tidak berhubungan langsung dengan pendapatan serta penggunaan sistem pembayaran yang terintegrasi melalui digitalisasi seperti PRAYA dan PTOS-C yang memungkinkan pengguna jasa dapat mengetahui tagihan atas layanan IPCC secara realtime, mengurangi proses tatap muka serta berhasil mengurangi ACP (average collection Period) Perseroan dari 31,74 pada tahun 2024 menjadi 29,05 pada tahun 2025 ”.

BACA JUGA:Integrated Auto Solutions Jadi Strategi Baru IPCC di Tengah Gejolak Global

“Sebagai salah satu entitas bisnis di Pelindo grup yang memiliki fundamental solid, kami tidak memiliki kewajiban perseroan dalam bentuk hutang kepada perbankan maupun pihak lain (debt free company) sehingga memberikan ruang gerak yang lebih prudent serta independensi pengelolaan keuangan untuk pengembangan perseroan”, ucap Wing. 

Dalam rangka menjadi terminal kendaraan yang memiliki keunggulan dari sisi pelayanan sehingga menjadi top of mind pengguna jasa, IPCC memperkuat tata kelola dan pelaporan kepada para pemegang saham sebagai bagian dari akuntabilitas perseroan di mana sepanjang IPCC berdiri, di tahun 2025 berhasil meraih penghargaan bergensi Annual Report Award 2024 Juara 2 kategori BUMN Publik Non-Keuangan dengan Pendapatan di bawah 1 Triliun yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi mengatakan “Kami bersyukur dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengguna Jasa, Vendor, Tim IPCC, Pemegang Saham/Investor dan Stakeholders atas pencapaian yang luar biasa ini serta tak lupa dukungan dan kepercayaannya kepada IPCC”. IPCC mengapresiasi penilaian pengguna jasa dan vendor atas layanan yang kami berikan dimana hal ini terukur dalam hasil survey kepuasan pelanggan tahun 2025 di lingkungan Pelindo Grup, IPCC memperoleh skor tertinggi 4,82 dari skala 5. Kinerja yang baik ini tentunya turut didukung oleh Pelayanan Prima yang diberikan oleh IPCC.

BACA JUGA:Keuntungan Melonjak, IPCC Targetkan Terima Impor 30 Ribu Mobil Listrik dari Tiongkok

“Sepanjang tahun 2025, IPCC berhasil memperluas layanan melalui penambahan kapasitas melalui PDC, integrasi layanan logistik, in-land transportation dan optimalisasi lahan-lahan idle di sekitar perseroan untuk menampung lonjakan kargo yang melalui terminal kami,” pungkas Sugeng. 

Di tahun 2025, strategi bisnis IPCC berlanjut dengan menyesuaikan strategi dan rencana induk perusahaan yang bergerak pada ekosistem logistik terminal kendaraan yang terintegrasi (vehicle logistic ecosystem), dengan terus melaksanakan ekspansi bisnis baik organik maupun anorganik.

IPCC terus melakukan penguatan pada sisi operasional dan digitalisasi yang salah satunya Go-Live aplikasi PTOS-C secara penuh pada terminal internasional yang bertujuan untuk integrasi layanan dan memadukan pola operasi dengan teknologi terkini ungkap Bagus Dwipoyono, Direktur Teknik dan Operasi.   

BACA JUGA:Keuntungan Melonjak, IPCC Targetkan Terima Impor 30 Ribu Mobil Listrik dari Tiongkok

“Guna meningkatkan pelayanan operasional yang berfokus kepada kepuasan pengguna jasa, memastikan kesiapan tim operasional, keselamatan kerja, transformasi yang berkelanjutan dengan mengimplementasikan prinsip kerja 3 No yaitu no cause defect, no accept defect, no continues defect," tutur Bagus.

Atas pelayanan prima IPCC kepada salah satu pengguna jasa, IPCC berhasil memperoleh sertifikat apresiasi untuk pelayanan selama 460 hari tanpa kecelakaan/insiden pada kargo PT Astra Daihatsu Motor.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: