Airlangga: Refocusing Anggaran K/L Bisa Hemat hingga Rp130 Triliun

Airlangga: Refocusing Anggaran K/L Bisa Hemat hingga Rp130 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah Indonesia akan melakukan prioritisasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga (K/L) guna meningkatkan efektivitas belanja negara-disway.id/Anisha Aprilia -

Pemerintah juga terus mendorong percepatan belanja kementerian dan lembaga, serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran. Potensi prioritasisasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam range Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun.

7. Program B50 dan Bijak Isi BBM

BACA JUGA:Pramono: Zebra Cross Pac-Man di Tebet Kreativitas Positif, tapi Ada Aturan Mainnya

BACA JUGA:Transaksi Jakarta Festive Wonder Tembus Rp67,5 Triliun, Pramono: Ini Rekor Luar Biasa

Kebijakan B50 oleh Pertamina mulai berlaku 1 Juli 2026. Kebijakan ini berpotensi mengurangi penggunaan BBM berbasis fosil sebanyak 4 juta kiloliter dan ini dalam satu tahun

Pengisian BBM subsidi lebih praktis dengan gunakan barcode MyPertamina Pengisian wajar fulltank per kendaraan per hari. Tidak berlaku untuk kendaraan umum.

8. Optimalisasi MBG

Optimalisasi program MBG fresh food disediakan untuk 5 hari, kecuali untuk daerah 3T, daerah stunting tinggi, dan sekolah asrama yang tetap berjalan seperti biasa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: