4 Warga Tewas Buntut Terbunuhnya 1 Polisi di Dogiyai Papua
4 warga tewas buntut terbunuhnya 1 polisi di Dogiyai pada Selasa 31 Maret 2026 lalu.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID – 4 warga tewas buntut terbunuhnya 1 polisi di Dogiyai pada Selasa 31 Maret 2026 lalu.
Anggota kepolisian yang bernama Bripda Juventus Edowai merupakan anggota Polres Dogiyai yang ditemukan bersimbah darah di dalam parit di Kampung Kimipugi, Distrik Kamuu Papua.
Bripda Juventus tewas dengan kondisi mengenaskan, di mana korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian leher dan tangan kiri, bahkan juga dilaporkan kehilangan lima jari tangannya.
Tewasnya Bripda Juventus diduga sebagai korban pembunuhan oleh orang tak dikenal dan penemuan peristiwa ini langsung memicu memicu ketegangan di wilayah sekitarnya dengan cepat.
BACA JUGA:Operasi Damai Cartenz Ungkap Jaringan Amunisi Ilegal Papua, Anggota KKB Yahukimo Terlibat
BACA JUGA:Hari Air Sedunia: Peran Pertamina Hadirkan Air Bersih dari Papua hingga Wilayah Bencana
Tak lama setelah penemuan Bripda Juventus, kerusuhan pecah di Pasar Moanemani sekitar pukul 12.30 WIT.
Kondisi semakin tak terkendali seiring mulai terdengar suara tembakan di beberapa titik sekitar kerusuhan.
Adapun korban yang tewas dalam kerusuhan tersebut antara lain:
- Siprianus Tibakoto umur 25 tahun, asal Kamuu Selatan, kejadian di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupatèn Dogiyai pada 31 Maret 2026.
- Ester Pigai umur 60 tahun tewas di rumah pribadi, kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupatèn Dogiyai pada 31 Maret 2026.
- Martinus Yobee umur 17 tahun, SD Negeri Moanemani kelas 6, Mati tempat, kampung Idakotu, Distrik Kamuu, Kabupatèn Dogiyai pada 31 Maret 2026.
- Angkian Edowai umur 20 tahun tewas di tempat, Warga Sipil Kampung Denemani,Distrik Dogiyai, Kabupatèn Dogiyai pada 1 April 2026 jam 01.54 WIT.
BACA JUGA:Tewaskan Warga Sipil, Aktivis Papua Kecam Aksi Sadis TPNPB di Tambrauw
BACA JUGA:Gus Ipul Dorong Sekolah Rakyat Masuk Prioritas Papua Barat
Sedangkan korban lain kemungkinan akan bertambah mengingat hingga saat ini masih belum ada data lengkap dan keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat.
Dalam kesusuhan tersebut, juga terlihat dalam video yang beredar sejumlah rumah dibakar massa, selian itu 2 unit truk pengangkut kayu juga hangus terbakar.
Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penikaman terhadap Bripda Juventus Edowai serta mendalami kronologi penembakan yang menewaskan warga sipil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: