Dunia Panik Selat Hormuz Ditutup, Prabowo: Indonesia Punya Keunggulan Lebih Besar

Dunia Panik Selat Hormuz Ditutup, Prabowo: Indonesia Punya Keunggulan Lebih Besar

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menuturkan bahwa konflik di Timur Tengah yang berimbas pada penutupan Selat Hormuz mengajarkan sesuatu pada Indonesia.--Setpres

Ia menambahkan, banyak bangsa asing yang ingin menguasai Indonesia, mengeruk kekayaan Indonesia dengan cara mengadu domba.

Sejarah sudah membuktikan. Di tengah situasi dunia saat ini, bangsa Indonesia harus bersatu. Jangan mudah diadu domba pihak asing.

"Ratusan tahun ego, ambisi ini digunakan oleh kekuatan asing. Itu namanya devide et impera. Ini bukan hal baru, ada di buku-buku sejarah," Prabowo mengingatkan.

BACA JUGA:Keselamatan Awak Kapal Jadi Prioritas, Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelintasan di Selat Hormuz

Karena itu, Prabowo mengajak seluruh bangsa Indonesia bersatu untuk memperkuat negara. Dengan berbagai langkah, pemerintah berupaya memperkuat kedaulatan nasional. Fokus mencapai swasembada pangan hingga energi.

Prabowo optimistis upaya-upaya untuk memperkuat ketahanan pangan hingga energi bakal membuat Indonesia menjadi semakin kuat ke depan.

"Yang saya anggap kritis adalah satu tahun. Ke depan ini, 12 bulan ke depan. Sesudah 12 bulan, kita akan menjadi sangat kuat," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: