Ongkos Haji 2026 Terdampak Harga Avtur, Menhaj: Tidak Dibebankan kepada Jemaah
Rapat kerja Komisi VIII DPR dan Kemenhaj di Cipondoh Tangerang -M Purwadi-
BACA JUGA:Kesiapan Haji 2026 Sudah 100 Persen, Ini Harapan Menhaj dan Kedubes Arab Saudi
Di sisi lain, Irfan Yusuf juga menyampaikan optimisme terhadap kondisi global yang mulai membaik, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, meredanya ketegangan geopolitik menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Alhamdulillah, ketegangan di Timur Tengah mulai menurun. Ini menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, turut mengapresiasi kesiapan pemerintah dalam menyelenggarakan ibadah haji 2026.
Ia menilai sejumlah capaian teknis menunjukkan progres yang positif, terutama dalam hal administrasi keberangkatan jemaah.
BACA JUGA:Jemaah Haji 2026 Mulai Berangkat 22 April, Kloter Pertama Dilepas Presiden Prabowo
“Penerbitan visa yang sudah selesai seluruhnya merupakan capaian penting. Demikian juga dengan Nusuk yang akan dibagikan sebelum keberangkatan, ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kepada jemaah,” kata Marwan.
Ia menambahkan, penyelenggaraan haji setiap tahun selalu dihadapkan pada tantangan yang berbeda.
Oleh karena itu, diperlukan kesiapan dan kemampuan adaptasi dari seluruh pihak yang terlibat agar potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.
“Tantangan haji itu sangat dinamis. Persoalan yang muncul tahun lalu belum tentu terjadi tahun ini. Karena itu, kita harus mampu mengidentifikasi potensi masalah sejak dini agar tidak berdampak pada pelayanan jemaah,” lanjutnya.
Marwan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kualitas layanan tetap optimal.
Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji melibatkan banyak pihak, sehingga koordinasi yang solid menjadi kunci utama keberhasilan.
BACA JUGA:Lindungi Masyarakat Bawah, Prabowo Turunkan Biaya Haji 2026 Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik
“Kementerian dan seluruh lembaga terkait harus bekerja bersama. Melayani jemaah haji dalam jumlah besar bukan perkara mudah, sehingga dibutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang solid,” tegas Marwan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: