IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke Level 7.268, 567 Saham Terkoreksi
Pergerakan saham IHSG hari ini-Disway.id/Bianca Khairunnisa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah dibuka di zona merah pada awal perdagangan Kamis 9 April 2026 ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengakhiri Sesi I perdagangan dengan terkoreksi sebanyak 11,18 poin.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup Sesi I perdagangannya dengan melemah sebesar 0,15 persen ke level 7.268,03.
Sebelumnya, IHSG sendiri juga dibuka dengan melaju di zona merah, atau terkoreksi sebanyak 40,75 poin atau 0,56 persen ke level 7.238,46.
BACA JUGA:IHSG Rebound, Ini 5 Saham yang Diam-Diam Diborong Asing
Sementara itu di sisi lain, hal serupa pun juga turut terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut melemah pada penutupan perdagangan.
Dalam hal ini, indeks LQ45 terkoreksi sebanyak 1,31 poin atau 0,18 persen ke level 732,32.
BACA JUGA:IHSG Meroket 4,42 Persen, Sentimen Positif Gencatan Senjata AS-Iran Picu Gairah Pasar
Ratusan Saham Ikut Terkoreksi
Sementara itu dilansir dari data BCA Sekuritas, sebanyak 567 saham terpantau mengalami penurunan harga, sedangkan 436 saham naik harga, dan disusul oleh 284 saham yang tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp 8,80 triliun.
Diketahui, saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya UNTR yang turun sebesar Rp 1.175 menjadi Rp 29.925 per lembar, POLU sebesar Rp 550 menjadi Rp 14.425, serta IFSH sebesar Rp270 menjadi Rp 2.980 per lembar.
BACA JUGA:IHSG Parkir di Zona Merah, Indeks LQ45 Terkoreksi 0,86 Persen pada Penutupan Selasa
Di sisi lain, saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya adalah ITMG yang naik sebesar Rp 825 menjadi Rp 27.000 per lembar, MKPI dengan kenaikan sebesar Rp 625 menjadi Rp 23.500 lembar, serta ROCK sebesar Rp 440 menjadi Rp 2.920 per lembar.
Melanjutkan, saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya KUAS sebanyak 46.353 kali senilai Rp 110 miliar kemudian YELO sebanyak 45.259 kali senilai Rp 50,3 miliar dan BRPT sebanyak 40.251 kali senilai Rp 541 miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: