Perundingan 'Islamabad Talks' Alot: AS dan Iran Sepakat Damai atau Lanjut Perang?

Perundingan 'Islamabad Talks' Alot: AS dan Iran Sepakat Damai atau Lanjut Perang?

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut perundingan dengan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, masih berlangsung alot atas poin-poin kesepakatan-Instagram iraninindonesia-

ISLAMABAD, DISWAY.ID - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyebut perundingan dengan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, masih berlangsung alot atas poin-poin kesepakatan. 

Esmaeil menyatakan, langkah diplomasi Iran adalah bentuk jihad suci. 

BACA JUGA:Dubes Iran untuk RI Jelaskan Alasan Pilih Pakistan Jadi Juru Damai dengan AS

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 12 April 2026 Lengkap Sinopsis, Nonton Film Mosul

Meski belum tercapai kesepakatan, Iran menegaskan, invasi AS merupakan kejahatan keji yang tak bisa ditolerir. 

"Diplomasi bagi kami adalah kelanjutan dari jihad suci para pembela tanah Iran. Kami tidak melupakan dan tidak akan pernah melupakan pengalaman pengingkaran janji serta itikad buruk Amerika Serikat. Sebagaimana kami juga tidak akan memaafkan kejahatan-kejahatan keji yang mereka dan rezim Zionis lakukan dalam perang-perang yang dipaksakan kepada kami," kata Esmaeil, dikutip dari laman Instagram Iran in Indonesia, Minggu, 12 April 2026. 

Esmaeil menambahkan, upaya diplomasi di Pakistan sejatinya berjalan baik. Iran akan memperjuangkan keadilan bagi rakyatnya, terlebih sejumlah tokoh penting tewas dalam invasi sejak 28 Februari 2026. 

"Hari ini merupakan hari yang panjang dan penuh aktivitas bagi delegasi Republik Islam Iran di Islamabad. Perundingan intensif yang dimulai sejak pagi hari Sabtu dengan upaya baik dan mediasi Pakistan hingga kini terus berlangsung tanpa henti, dan berbagai pesan serta dokumen telah dipertukarkan antara kedua pihak. Para perunding Iran memanfaatkan seluruh kemampuan, pengalaman, dan pengetahuan mereka untuk melindungi hak dan kepentingan Iran. Duka mendalam atas kehilangan para tokoh, orang-orang terkasih, dan sesama warga kami justru semakin menguatkan tekad kami dalam memperjuangkan hak dan kepentingan bangsa Iran," ungkapnya. 

Esmaeil berujar jika Iran sejatinya berkomitmen membela tanah air tanpa campur aduk pihak manapun. 

Menurutnya, konflik dengan AS dan Israel merupakan cita-cita Mulia Iran dalam menjaga tanah air. Iran juga bertekad untuk mengerahkan seluruh instrumen demi tercapai kepentingan negeri Persia itu. 

BACA JUGA:Kaposwil Aceh Safrizal Pastikan Progres Pembersihan Lumpur Terus Dilakukan

BACA JUGA:Kawal Agenda Nasional, Apel Kasatwil Polri Digelar di Akpol Semarang

"Tidak ada apa pun yang dapat dan boleh menghalangi kami dalam menjalankan misi besar historis kami terhadap tanah air tercinta dan peradaban mulia Iran. Republik Islam Iran bertekad untuk menggunakan seluruh instrumen, termasuk diplomasi, demi menjamin kepentingan nasional dan menjaga kepentingan negara," kata Esmaeil.

Dalam 24 jam terakhir, telah dilakukan pembahasan mengenai berbagai aspek isu utama dalam perundingan, termasuk Selat Hormuz, isu nuklir, kompensasi perang, pencabutan sanksi, serta penghentian total perang terhadap Iran dan di kawasan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: