Iben Bikin Bisnis Baru 'Jual Emas Indonesia', Targetkan 100 Gerai dengan Buyback Tertinggi!
Founder Jual Emas Indonesia, Benjamin Master Adhisurya atau yang akrab disapa Iben meluncurkan ritel Jual Emas Indonesia dengan garansi buyback tertinggi-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Di tengah tren emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging), perusahaan ritel logam mulia Jual Emas Indonesia resmi memperluas jangkauannya melalui pembukaan cabang terbaru di Pasar Lama, Tangerang, Jumat, 10 April 2026 kemarin.
Perusahaan ini mengusung misi membawa standar baru dalam industri jual beli emas melalui transparansi harga dan efisiensi teknologi.
BACA JUGA:Kata Dubes Iran Soal 2 Kapal Pertamina yang Masih Tertahan di Selat Hormuz
BACA JUGA:Transformasi Berkelanjutan Nyata, PLN Group Sabet 46 PROPER Emas dan Hijau 2025 KLH
Founder Jual Emas Indonesia, Benjamin Master Adhisurya atau yang akrab disapa Iben menyatakan bahwa kehadiran perusahaan ini bertujuan untuk menjawab keraguan masyarakat terhadap transparansi harga di pasar. Dengan tagline "Tercepat, Tertinggi, Terpercaya", pihaknya mengklaim mampu menawarkan harga beli kembali (buyback) tertinggi sekaligus harga jual logam mulia yang kompetitif.
Iben menjelaskan bahwa penawaran harga yang kompetitif tersebut bukan sekadar strategi pemasaran sesaat. Pihaknya menerapkan model bisnis yang mengandalkan perputaran volume transaksi yang tinggi dengan margin keuntungan yang lebih ramping.
"Kami mengambil margin yang lebih tipis, tetapi mengandalkan volume dan repetisi transaksi. Fokus kami adalah keberlanjutan bisnis dan memastikan pelanggan kembali lagi," ujar Iben. Ia menambahkan bahwa penentuan harga harian mengacu pada pergerakan harga emas dunia yang dikelola melalui formula internal perusahaan.
Pakai Teknologi XRF
Selain aspek harga, aspek kejujuran dalam transaksi menjadi pilar utama. Co-founder Jual Emas Indonesia, Juan Sen, menegaskan bahwa seluruh proses pengujian kadar emas dilakukan secara terbuka di hadapan pelanggan.
BACA JUGA:Perundingan Damai Amerika dan Iran Gagal, Ini Seruan Ketum PBNU dan Paus Leo XIV
Untuk menjamin akurasi, perusahaan menggunakan teknologi X-Ray Fluorescence (XRF). Alat ini mampu mendeteksi kadar emas hingga tingkat presisi 99,99% secara real-time tanpa merusak fisik perhiasan.
"Kami ingin memastikan tidak ada celah bagi ketidakjelasan. Masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang memiliki emas dalam kondisi rusak atau tanpa surat, tetap bisa menjualnya dengan harga kompetitif berdasarkan kadar dan beratnya," kata Juan, yang telah memiliki pengalaman 15 tahun di industri ini.
Melihat respons pasar yang positif di Tangerang dan Depok, Jual Emas Indonesia mematok target ambisius untuk mengoperasikan 100 gerai di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026. Strategi ekspansi ini akan dijalankan melalui kombinasi pembukaan cabang mandiri serta skema kemitraan.
Tak hanya berhenti pada layanan jual beli, perusahaan saat ini tengah berkoordinasi dengan regulator untuk meluncurkan layanan gadai emas.
BACA JUGA:Kata Dubes Iran Soal 2 Kapal Pertamina yang Masih Tertahan di Selat Hormuz
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: