Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Emas Terjun Bebas ke Level USD 4.650 per Ons
Ilustrasi etalase toko perhiasan-Bianca-
JAKARTA, DISWAY.ID– Pasar komoditas global kembali diguncang ketidakpastian setelah perundingan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berakhir tanpa resolusi akhir pekan lalu.
Gagalnya diplomasi ini memicu aksi jual pada aset aman (safe haven), dengan harga emas dunia tercatat anjlok 2,2 persen ke level di bawah USD 4.650 per ons pada Senin (13/4/2026).
Penurunan ini menghapus seluruh keuntungan yang sempat diraih pekan lalu. Sentimen pasar berbalik negatif setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz, sebuah langkah yang mengancam stabilitas pasokan energi global dan memperkuat posisi dolar AS.
BACA JUGA:Perundingan Damai Amerika dan Iran Gagal, Ini Seruan Ketum PBNU dan Paus Leo XIV
Berdasarkan data BCA Sekuritas, militer AS dijadwalkan memulai blokade maritim pada Senin pukul 10.00 waktu bagian Timur (ET).
Washington menegaskan akan mencegat kapal apa pun yang melakukan pembayaran bea kepada Iran untuk jalur lintas di Selat Hormuz, jalur vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global.
Kegagalan mengubah gencatan senjata rapuh menjadi perdamaian abadi setelah perang enam minggu di Timur Tengah ini langsung memukul instrumen investasi tanpa imbal hasil seperti emas.
Sebaliknya, indeks dolar AS justru menguat 0,4 persen, yang secara otomatis menjadi hambatan bagi emas yang dihargai dalam mata uang greenback tersebut.
"Kondisi ini memberikan tekanan besar bagi emas. Saat biaya pinjaman meningkat dan dolar menguat, daya tarik emas sebagai aset pelindung nilai cenderung meredup," tulis laporan BCA Sekuritas.
Koreksi harga tidak hanya terjadi pada emas. Harga perak dunia turun tajam 3,1 persen ke posisi USD 73,52 per ons.
BACA JUGA:Pramono: Penanganan Kabel Semrawut di Jakarta Tak Bisa Bim Salabim Selesai
Tren penurunan serupa juga membayangi kelompok logam mulia lainnya, termasuk platinum dan paladium, seiring dengan peralihan fokus investor ke pasar energi. Di mana harga minyak dan gas alam justru melonjak tajam.
Sentimen negatif global ini langsung berdampak pada pasar domestik. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat merosot signifikan pada awal pekan ini.
Mengutip data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam pada Senin (13/4) berada di level Rp 2.818.000 per gram.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: