Cerita Kenaikan Harga Plastik yang Pelan Tapi Terasa, Keluhan dari Dapur hingga Dunia Usaha

Cerita Kenaikan Harga Plastik yang Pelan Tapi Terasa, Keluhan dari Dapur hingga Dunia Usaha

kenaikan harga plastik mulai terasa pelan tapi pasti—bukan lewat lonjakan besar, melainkan tambahan kecil pada harga makanan, berkisar Rp500 hingga Rp1.000.--Radar Cirebon

Menurut Taufiq, menaikkan harga terlalu tinggi berisiko membuat konsumen keberatan. Namun jika harga tidak disesuaikan, margin usaha bisa semakin tergerus.

"Kalau harga dinaikkan terlalu tinggi, konsumen bisa keberatan. Tapi kalau tidak dinaikkan, margin usaha bisa semakin menipis," ucapnya.

Taufiq berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga bahan baku dan memberikan dukungan lebih kuat kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Beberapa langkah yang diharapkan antara lain mempermudah akses bahan baku dengan harga stabil, memberikan insentif bagi pelaku usaha kecil, serta menjaga biaya logistik agar tidak terus meningkat.

"UMKM seperti kami sangat bergantung pada stabilitas ekonomi. Kalau kondisi harga lebih stabil, kami juga bisa lebih fokus mengembangkan usaha," pungkas Taufiq.

BACA JUGA:Pedagang Kaki Lima Resah! Harga Plastik Terus Naik Imbas Konflik Israel-AS dan Iran

Kondisi ini menunjukkan bahwa lonjakan harga bahan baku seperti plastik bukan lagi persoalan sektoral, melainkan telah menjadi tekanan yang dirasakan dari hulu hingga hilir.

Dari dapur rumah tangga, warung makan, hingga industri apparel, pelaku ekonomi dipaksa beradaptasi dengan cara masing-masing—menekan biaya, menyesuaikan produksi, hingga mengubah pola konsumsi.

Namun, hingga kini, pertanyaan besarnya masih tersisa: sejauh mana negara hadir untuk meredam tekanan ini, dan apakah ada solusi jangka panjang yang benar-benar mampu mengurangi ketergantungan pada plastik?

REPORTER: Anisha Aprilia, Bianca Chairunnisa, Dimas Rafi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait