Menuju 500 Tahun Jakarta, JAKIM 2026 Targetkan 50 Ribu Pelari
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta International Marathon (JAKIM) pada 13–14 Juni 2026.--Cahyono
“Seluruh pelari dan panitia akan digratiskan menggunakan transportasi umum dengan menunjukkan nomor identitas peserta sebagai tanda keikutsertaan,” kata Gubernur Pramono.
Untuk memastikan kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Satpol PP, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hingga Dinas Pemuda dan Olahraga.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan tingginya animo masyarakat terlihat sejak proses pendaftaran dibuka.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Bahkan, kami melihat antrean pendaftaran di kantor cabang sudah terjadi sejak malam hari. Ini menunjukkan JAKIM telah menjadi fenomena baru di masyarakat,” ujar Nixon.
Race Director JAKIM, Satrio, menilai tren olahraga lari di Jakarta terus meningkat dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban.
BACA JUGA:Cetak Rekor! Peserta JAKIM 2025 Tembus 31 Ribu Orang, Pramono: Diikuti Pelari dari 51 Negara
Selain sebagai aktivitas fisik, lari juga menjadi sarana efektif untuk mengurangi stres.
“Lari sudah menjadi hiburan penting bagi masyarakat Jakarta. Selain menyehatkan, juga menjadi cara sederhana untuk melepas penat,” ungkapnya.
BTN JAKIM 2026 terdiri atas empat kategori lomba, yakni 5K, 10K, half marathon, dan full marathon.
Ajang ini disiapkan dengan standar tinggi, mulai dari desain rute berpredikat Elite Road Race Label dari World Athletics, penyediaan water station, cooling zone, live tracking, hingga cheering zone yang menghidupkan atmosfer lomba.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: