Roblox Belum Patuhi PP Tunas, Komdigi Temukan Celah Chat dengan Orang Tak Dikenal
Menteri Komdigi, Meutya Hafid soal gim online Roblox yang belum patuhi PP Tunas-disway.id/Candra Pratama-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai Roblox belum sepenuhnya mematuhi aturan dalam Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
Menteri Komdigi, Meutya Hafid menuturkan bahwa masih terdapat sejumlah fitur dalam Platform gim online ini, yang belum sesuai dengan regulasi perlindungan anak di Indonesia.
Ia mengemukakan, Roblox telah melakukan pengaturan (setting adjustment) berdasarkan kebijakan kantor pusatnya di Amerika Serikat.
BACA JUGA:Komdigi Beri Deadline YouTube dan TikTok Patuhi PP Tunas, Google Kena Teguran
Pembaruan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya kepatuhan terhadap pembatasan akses medsos dan gim bagi anak-anak di Indoensia.
Namun Komdigi memiliki catatan khusus.
"Ada perubahan besar yang dilakukan oleh Roblox. Namun demikian meskipun ini adalah kebijakan global kami mengingatkan untuk juga tetap mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia melalui PP Tunas dalam hal indikasi resiko tinggi," ujarnya, dikutip Rabu, 15 April 2026.
Meutya bilang, pihaknya menemukan celah keamanan (loophole) yang tidak sesuai dengan keharusan dalam PP Tunas.
"Ada fitur Roblox untuk kids dimana kita masih menemukan bahwa adjustment tersebut masih membolehkan ada komunikasi atau chat dengan orang tak dikenal," tuturnya.
BACA JUGA:Percepat Penanganan Digital Jadi Fokus, Komdigi-Polri Siapkan Sistem Integrasi
Karena masih adanya celah tersebut, pemerintah menyatakan bahwa Roblox belum memenuhi ketentuan dalam PP Tunas meski telah melakukan berbagai penyesuaian.
"Kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa Roblox telah mematuhi. Jadi artinya ini belum kita tetap nilai bahwa ini belum ada kepatuhan terhadap PP Tunas," urainya.
"Kami mencatat itikad baik dan yakin bahwa Roblox ke depan akan terus melakukan perbaikan sampai sempurna untuk mengikuti PP Tunas," sambung Meutya menutup.
TikTok Ikut Arahan PP Tunas
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: