Dilarang Live Streaming dan Bawa Bendera di Masjid Nabawi
Jemaah haji memadati Masjid Nabawi di Madinah -MCH-
Untuk mendukung kelancaran ibadah, Tim Seksus Nabawi menyiagakan 68 personel yang tersebar di lima pos strategis di dalam area Masjid Nabawi.
BACA JUGA:Pasutri Pedagang Sayur asal Cirebon Naik Haji Setelah Nabung Bertahun-tahun
Tugas mereka antara lain membantu jemaah masuk ke Raudhah, menangani jemaah yang tersesat, kehilangan barang, atau terpisah dari rombongan.
“Petugas kami hadir untuk melayani. Kami berharap jemaah bisa fokus beribadah tanpa harus berurusan dengan aparat karena melanggar aturan yang sebenarnya bisa dihindari,” pungkas Thoriq.
Dengan patuh pada aturan yang berlaku, diharapkan seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah di Masjid Nabawi dengan khusyuk, tenang, dan aman.
Beberapa larangan keras di dalam area Masjid Nabawi meliputi:
- Melakukan live streaming atau siaran langsung di media sosial apa pun
- Membuat video untuk tujuan komersial
- Mendokumentasikan proses evakuasi medis maupun jenazah
- Membawa bendera atau atribut partai politik, ormas, maupun bendera kloter
- Membuat kegaduhan, meneriakkan yel-yel, membawa pengeras suara (loudspeaker)
- Merokok di area masjid
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: