Elektrifikasi Logistik Kota Digenjot, ITDP Indonesia Satukan Berbagai Sektor
ITDP Indonesia mengidentifikasi beberapa arah kebijakan prioritas: kerja sama antar industri logistik dan manufaktur sepeda motor listrik untuk meningkatkan uji coba implementasi sepeda motor listrik pada segmen pengiriman last-mile.-Istimewa-
BACA JUGA:Capaian SPPG Bersertifikat SLHS Naik Tajam, Waka BGN Targetkan 100 Persen Rampung Agustus 2026
Peserta mengusulkan agar subsidi pembelian sepeda motor listrik ditargetkan kepada pekerja logistik, karena menghasilkan dampak besar daripada subsidi pembelian bagi penggunaan pribadi.
Untuk mengatasi isu nilai jual kembali dan jaminan pembiayaan, peserta mengusulkan mekanisme buy-back guarantee yang ditanggung Pemerintah.
Di sisi yang lebih struktural, inkonsistensi regulasi serta ketidakpastian mengenai siapa yang mengoordinasikan kebijakan pecepatan transisi KBLBB di tingkat pemerintah, turut menjadi catatan serius yang perlu segera ditangani.
Dari diskusi ini, ITDP Indonesia mengidentifikasi beberapa arah kebijakan prioritas: kerja sama antar industri logistik dan manufaktur sepeda motor listrik untuk meningkatkan uji coba implementasi sepeda motor listrik pada segmen pengiriman last-mile.
BACA JUGA:Suspend Mayor SPPG Dipastikan Tak Terima Insentif
Hal ini guna mengidentifikasi kesenjangan operasional, skema pembiayaan yang disesuaikan dengan pola operasional dan kemampuan finansial mitra kurir, serta kehadiran pemerintah sebagai orchestrator yang memastikan standarisasi, kepastian regulasi, dan keseimbangan antar pemain industri.
FGD ini merupakan bagian dari studi ITDP Indonesia mengenai elektrifikasi kendaraan logistik perkotaan yang didukung ViriyaENB yang akan diluncurkan tahun ini.
Studi ini akan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat diadopsi oleh pemerintah pusat maupun daerah untuk mendorong adopsi kendaraan listrik pada armada logistik perkotaan.
“Melalui forum ini, kami berharap dapat menjembatani berbagai perspektif serta mengidentifikasi langkah-langkah prioritas untuk mempercepat transisi menuju sistem logistik perkotaan yang lebih efisien, bersih, dan berkelanjutan,” tutup Gonggom.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: