Istana Garuda

Istana Garuda

--

Jumlah penduduk IKN terus bertambah: kini susah 1.000 orang. Semua pegawai IKN –pegawai negeri maupun kontrak.

Bangunan yang sudah jadi: Istana Garuda, gedung Sekretariat Negara, lima gedung Kemenko, gedung Kementerian Pekerjaan Umum, Istana Wakil Presiden, gedung Otorita IKN, dan beberapa rumah susun.

Di sebelah Istana Garuda terlihat sekelompok bangunan. Ada masjid kecil, ada rumah besar, ada beberapa bangunan pendukung. Itu adalah rumah kediaman presiden.

Dari Masjid Negara saya ingin melihat Istana Garuda. Jalan menuju istana cukup lebar: dua jalur masing-masing tiga lajur. Di antara masjid dan istana terlihat gedung otorita, Istana Wapres, dan lima gedung Kemenko. Jarak Masjid Negara ke Istana Garuda sedikit lebih jauh dari Istiqlal ke Istana Merdeka. Tapi jaraknya hanya 3,5 km terpisah.

Mulanya saya tidak bisa belok kanan ke jalan yang melintas di depan Istana Garuda. Jalan ditutup untuk umum. Di perempatan itu kami lurus. Lewat jalan lebar. Dua arah tanpa pembatas di tengah. Dari perempatan itu bangunan Istana terlihat jelas. Jalan itu sendiri melewati samping Istana. Saya minta Kang Sahidin menjalankan mobil sangat pelan. Agar bisa mengamati detik bangunan megah nan unik itu.

Tepat di samping Istana saya minta mobil berhenti. Dari sudut ini bisa mengambil foto dengan sangat baik: terlihat betapa pipih sayap Istana yang melambangkan sayap lambang Garuda itu.


--

Tak lama kemudian Pak Rizal Effendy mendapat kontak dari ''dalam'': kami diizinkan masuk. Mantan wali kota Balikpapan itu memang sering ke IKN. Di bulan Ramadan lalu ia salat tarawih di IKN. Idulfitri pun salat di IKN.

Sebelum kami masuk Istana terlihat rombongan dari Mahkamah Agung juga meninggalkan Istana. IKN memang segera membangun gedung Mahkamah Agung. Di IKN memang ada kawasan eksekutif, lalu ada kawasan yudikatif. Kelihatannya gedung legislatif yang akan dibangun terakhir.

Teras Istana ini megah. Pilar tingginya jauh lebih banyak dari Istana Merdeka. Di Istana Garuda pilarnya 34. Itu sesuai dengan jumlah tanah asli dari 34 provinsi di Indonesia. Yakni tanah yang diantar oleh masing-masing gubernur ke upacara dimulainya pembangunan IKN.


--

Saya lama berdiri di teras: menikmati keindahan dan kemegahannya. Lalu masuk ke ruang pertama. Itulah ruang ketika para tamu diterima presiden.

Ruang ini elegan. Kayu-kayu tiangnya kayu terbaik Kalimantan: bengkirai warna hitam. Bengkirai tua. Hiasan lampunya dari Boyolali.

Dari keseluruhan bahan hanya marmer untuk lantai yang diimpor. Indah sekali. Pantulan lampunya pun bisa terlihat di lantai. Marmer selebihnya dari dalam negeri.


--

Di belakangnya lagi ada koridor tapi lebarnya seperti ruangan yang memanjang ke kanan-kiri. Di belakang koridor inilah ruang besar: bisa untuk sidang kabinet paripurna, jamuan makan, resepsi kenegaraan dan sejenisnya. Desain interiornya, terutama langit-langitnya, mirip ruangan di keraton Jawa.


--

Di sisi kanan ada sebuah piano kecil. Ada penutupnya. "Itu piano milik Ibu Iriana," ujar petugas di situ. "Dibawa ke sini untuk acara ulang tahun beliau ketika itu," tambahnya.

Hanya sampai di situ kami boleh melihat. Selebihnya harus ada izin yang lebih khusus. Saya juga harus melihat satu lagi: bandara IKN. Lalu ke kampung istri untuk beridulfitri

Ups...lupa. Belum makan siang. Maka saya ke satu-satunya hotel bintang lima di IKN: Swissôtel Nusantara. Ada sop buntut, iga bakar, udang mayones pedas. Itu pilihan kami.(Dahlan Iskan)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 2 Mei 2026: Langit Sumur

Leong Putu

Banyak hewan endemik yang punah karena penangkapan tapi ada satu mahluk endemik Indonesia yang belakangan banyak diburu dan ditangkap tapi gak punah-punah, namanya : koruptor!

Wilwa

@Juve. Saya tak seyakin seperti Anda. Sampai seberapa lama keuangan Tiongkok bisa bertahan dari gempuran perang dagang orang Bule (kecuali Rusia yang jadi teman karena punya “musuh” yang sama) masih mengundang tanda tanya. Naive kalau berpikir perang dagang orang Bule tak mempengaruhi keuangan mereka. Survey terakhir menyebutkan bahwa 1 di antara 4 rakyat Tiongkok melihat masa depan ekonomi mereka suram. Beda dengan sepuluh tahun lalu yang hanya 1 di antara 20 mengatakan madesu (masa depan suram). Rakyat Jepang dan Korsel pun sama perasaannya seperti Tiongkok karena itu mereka mikir panjang untuk menikah atau punya anak. Eropa dan Amerika Utara juga begitu. Rakyatnya merasa madesu sehingga gak mau punya anak banyak. Di ASEAN hanya Indonesia yang ratio anak per wanita di atas 2. Yang lain di bawah 2. Walau yang merasa madesu di kononhaha rasanya lebih parah ketimbang Tiongkok. Coba tanya AI untuk angka pastinya:)

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

@pak Juve.. BUNGA MURAH, NYALI MAHAL.. Logika Pak Juve enak diikuti. Sederhana, tapi kena. Bunga rendah memang seperti angin sepoi. Bikin investor berani jalan jauh. Di IKN Nusantara, hitungan seperti itu masuk akal: biaya dana murah, napas proyek jadi panjang. Di China, bunga rendah bukan sulap. Itu hasil orkestrasi panjang: likuiditas dijaga, bank diarahkan, risiko disebar. Jadi bukan sekadar “murah”, tapi “terkendali”. Investor datang bukan cuma karena bunga 2%, tapi karena merasa jalannya relatif mulus. Bandingkan dengan sini. Bunga tinggi itu seperti sambal level 10. Ada yang kuat, banyak yang megap-megap. Pengusaha jadi mikir dua kali. Bahkan kadang sebelum untung, sudah pusing duluan menghitung cicilan. Tapi ada sisi lain. Bunga rendah juga bukan tanpa risiko. Kalau terlalu murah, bisa bikin orang terlalu berani. Proyek dikejar, hitungan dilonggarkan. Ujungnya bisa seperti bangun rumah megah tapi lupa pondasi. Jadi benar kata Pak Juve: kunci bukan cuma cuan kotor 30%. Tapi seberapa kuat menahan biaya dan disiplin menghitung. Karena di bisnis, yang bikin tumbang bukan selalu rugi. Kadang justru terlalu optimistis. Seperti kopi manis: enak di awal, deg-degan di akhir.

Echa Yeni

Klosinge, Mesjid ikaen,msjid mbz maupun msjd al-jabbar sama2 jauh dari langit. Itu jika langitnya satu.tpi kalo langit nya dua malah dekat. Sbb masing2 masjid itu punya "langit-langit"

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

KAPAN REALISTISNYA PEMERINTAH PUSAT BOYONGAN KE IKN? Pertanyaannya bukan “bisa”, tapi “kapan masuk akal”. Di IKN Nusantara, sebagian inti sudah berdiri. Istana, jalan utama, air mulai mengalir. Tapi kota itu bukan foto peresmian. Ia butuh ekosistem: 1)Hunian cukup, 2) Sekolah, 3) Rumah sakit, 4) Transport harian. PR-nya masih tebal. Kalau ritme konstruksi stabil, menutup kekurangan realistis 2–3 tahun. Bukan lambat. Ini kota baru di hutan, bukan renovasi ruko. Yang sering tak terlihat justru yang paling penting: 1) Utilitas bawah tanah, 2) Jaringan digital, dan 3) Logistik. ASN? Ini soal manusia, bukan sekadar meja kursi. Pindah kota berarti pindah hidup. 1) Pasangan kerja di mana, 2) Anak sekolah di mana. 3) Adaptasi butuh waktu. Batch kecil masuk dulu, belajar napas kota. Baru gelombang berikutnya. Politik juga punya kalender sendiri. Tahun panas membuat keputusan cenderung hati-hati. Konsistensi kebijakan jadi kunci. Investor dan ASN sama: mereka alergi pada “nanti kita lihat”. Jadi, realistisnya? 1) Bertahap mulai sekarang, 2).Matang sekitar 2027–2028. Boyongan total bukan sprint. Lebih mirip pindahan besar: 1) Kardusnya banyak, 2) Yang hilang biasanya: Charger ketinggalan..

Liam Then

Asem, saya begitu pengen tahu, sehingga "nyebur" lebih dalam. Ini lagi-lagi hitung duit orang. GOTO punya GoPay. GOTO sering klaim, mereka punya 100jt user terdaftar. Pakai asumsi konvensional. User biasa = 25jt Driver 3 jt Mitra Merchant = 2jt (aktif) Kabarnya GOTO punya 15jt mitra merchant. Driver dan Merchant itu WAJIB pakai GoPay. Asumsi konvensional saldo mengendap di GoPay.Jika kita asumsikan dari 30 juta pengguna aktif tersebut memiliki saldo rata-rata yang "nganggur" (tidak dipakai tapi tidak ditarik): User biasa = jika rp.20.000 x 25jt = 500 miliar rupiah. Rider = rp.50.000 x 3jt = 150 miliar rupiah. Mitra Merchant = *2jt x 100.000 = 200 miliar. Total asumsi konvensional dana mengendap = 850 miliar rupiah at any given time. Ini saya comot dari AI : Catatan: Angka Rp850 Miliar ini adalah asumsi sangat konservatif. Pada musim puncaknya (lebaran atau gajian), angka ini bisa dengan mudah menembus Rp1,5 - 2 Triliun.

Udin Salemo

ihsg sudah meroket tajam, tapi arahnya ke bawah. 20 januari ihsg masih 9.100-an, now 6.900-an. sudah longsor 24% lebih. "sugooiii..." seorang teman ngaduk semen sering misuh2 memaki pemerintahan negara kulon Vanuatu. karena duit tabungannya terbenam di saham. saham yang dia punya floating loss lebih dari 35%. harga sahamnya mandeg gak naik2. inyong sering kasih semangat. yang sabaaar. tsel aja invest US$450 juta di got dibawa nyungsep petingginya kalem bae, hehehe... eh, dia nyolot lalu bilang: petinggi tsel invest pakai duit perusahaan, gue pakai duit pribadi. lalu salah inyong dimana, wong darjo? wkwkwk....

Liáng - βιολί ζήτα

Perancis : "Wildlife Crossing" Belanda : "Ecoducts" CHDI : "Itu jembatan penyeberangan satwa," Populasi manusia terus meningkat, sudah pasti berdampak terhadap penggunaan lahan untuk berbagai kebutuhan yang menyertai kehidupan. Para ahli teknik sipil, ahli biologi, ahli konservasi, dan ahli perencanaan transportasi, dari Perancis memunculkan konsep "Wildlife Crossing" yaitu : ide jembatan untuk penyeberangan satwa, untuk mengurangi tabrakan antara kendaraan dan satwa liar, serta mengatasi fragmentasi habitat. Wildlife Crossing pertama di dunia dibangun di Perancis, pada tahun 1950an. Di kemudian hari, Belanda yang mempopulerkan jembatan untuk penyeberangan satwa, dan menyebutnya sebagai "Ecoducts". Belanda memiliki banyak sekali Ecoducts, konon hampir 1.000an yang dibangun sejak tahun 1970an, baik overpass maupun underpass. Belanda juga memiliki Ecoducts terpanjang di dunia, yakni "Natuurbrug Zanderij Crailoo". Kalau di Benua Biru, masyarakat pada umumnya memiliki kesadaran yang tinggi untuk memberi ruang terhadap satwa dan melestarikan kehidupannya. Mudah-mudahan..... kelak, kawasan IKN tidak menjadi "Kawasan untuk Berburu" !!

ikhwan guru sejarah

Untuk apa bermegah2an bangunan Masjid. Di antara yg disebutkan di atas, belum ada yang bisa mengalahkan kebermanfaatan Masjid Jogokariyan Jogja. Yang sudah terkenal seantero dunia dan akhirat. Memberi manfaat masyarakat sekitar, orang malpir, sampai ke umat di seberang lauran lewat gerakan infaqnya. Masjid yg memberi ruang bagi siapa saja yg lapar dan dahaga. Mengapa gak berminat menyaingi Masjid Jogokaryan? Krn butuh kekuatan keikhlasan dan kesabaran yang tiada batasnya.

MULYADI PEGE

Cerita masjid ikn. Jadi ingat kisah perjalanan Abah ke negeri Uwais Al qorni Yaman. Mampir sholat Zuhur di masjid yang berada tengah gurun, masjidnya tanpa alas dan ubinnya berdebu, hingga Abah meninggalkan jejak kaki yang basah, walaupun sudah jinjit. Masya Allah tulisan filosofis Abah tentang mencari muka tertinggi dihadapan Tuhan. Justru kita bersujud lebih rendah dari semua anggota tubuh.

Wilwa

Menurut Nasr yang diinginkan orang Iran hanya satu: kemerdekaan dari penjajahan atau campur tangan asing baik politik maupun ekonomi. Kesampingkan dulu masalah agama atau ideologi politik. Iran sepanjang sejarahnya telah menderita diinvasi Yunani/Macedonia, Romawi, Arab (abad 7), Mongolia (abad 13), Turki (Usmaniyah), Inggris dan Soviet kala perang dunia kedua, terakhir USA lewat Irak sebagai proxy USA dalam perang Iran vs Irak (1980-1988). Namun Iran selalu dapat bangkit lagi dari puing-puing kehancuran. Persis seperti Tiongkok yang berkali-kali jatuh tapi selalu bisa bangkit lagi. Jadi perang melawan Israel dan USA bukanlah hal baru bagi bangsa Arya/ Arian (RN) / Iran (RN). Ini yang harus dipahami Barat khususnya USA. Iran seolah tak pernah mati. Kalaupun mati ajaibnya selalu bangkit dari kematian! Itulah spirit yang dimiliki orang Iran.

Wilwa

Out of topic. Vali Nasr (Istilah Iran yang Arabnya : Wali Nasir?) pakar Middle East Studies dari John Hopkins University adalah orang Iran yang mengungsi ke USA mengikuti orangtuanya ketika Shah Iran digulingkan. Sebagai orang Iran jelas dia paling paham pola pikir dan kejiwaan orang Iran yang dia tuangkan dalam buku terbarunya Iran’s Grand Strategy yang dia harapkan dipahami orang Barat sehingga tidak salah langkah menghadapi Iran secara politik yang selama ini dilakukan USA.

alasroban

Jalan tol ini unik: ada dua jembatan melintang yang atasnya di tumbuhi rumput yang lebat. "Itu jembatan penyeberangan satwa," ujar Rizal Effendy yang menemani saya. Satwa pulau Jawa berkomentar: "Enak kali kalian satwa Borneo, ada fasilitas penyeberangan tol. Kami di jawa banyak yang jadi korban karena tak ada jembatan satwa." Monyet alasroban : "kami bahkan terusir dari habitat, karena berubah jadi kawasan industri terpadu, sekarang ini sebagian dari kami rutin nongkrong di jalur poncowati - jalur lama alasroban, beraharap ada pengendara yang baik hati berbagi makanan, sebagian besar yang lain menyerbu kebun warga. Lebih banyak makanan, ada pisang, alpukat, singkong, ubi jalar dll" Lebah Pramuka Gringsing : "Kami jadi bingung cari bunga karena 4500ha hutan hilang begitu saja" Biyawak hutan ngaliyan : "Entah sudah berapa puluh ekor teman kami terlindas waktu mau menyeberang jalan tol" :(

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 113

  • Echa Yeni
    Echa Yeni
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
  • Thamrin Dahlan YPTD
    Thamrin Dahlan YPTD
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • yohanes endrawan
    yohanes endrawan
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Gregorius Indiarto
    Gregorius Indiarto
  • HONDA CBR150R
    HONDA CBR150R
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Liam Then
    Liam Then
    • Liam Then
      Liam Then
    • Liam Then
      Liam Then
    • Liam Then
      Liam Then
    • Liam Then
      Liam Then
    • Liam Then
      Liam Then
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Hermawan Wardhana
    Hermawan Wardhana
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
  • Liáng - βιολί ζήτα
    Liáng - βιολί ζήτα
  • Kurniawan Roziq
    Kurniawan Roziq
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • alasroban
      alasroban
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • FP. KUSUMO
    FP. KUSUMO
  • Kalender Bagus
    Kalender Bagus
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Kalender Bagus
    Kalender Bagus
  • Kalender Bagus
    Kalender Bagus
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • DeniK
    DeniK
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • khoirul anwari
    khoirul anwari
    • DeniK
      DeniK
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
    • Er Gham 2
      Er Gham 2
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • Eyang Sabar56
    Eyang Sabar56
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Waris Muljono
    Waris Muljono
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • Ahmed Nurjubaedi
    Ahmed Nurjubaedi
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Rashad Alvarado
    Rashad Alvarado
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • alasroban
    alasroban
  • Bahtiar HS
    Bahtiar HS
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
  • MULIYANTO KRISTA
    MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • siti asiyah
    siti asiyah
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • Edi Sampana
    Edi Sampana
  • my Ando
    my Ando
  • my Ando
    my Ando
  • xiaomi fiveplus
    xiaomi fiveplus
  • my Ando
    my Ando
  • Sugi
    Sugi
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Maman Lagi
      Maman Lagi
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Kalender Bagus
      Kalender Bagus
  • Ima Lawaru
    Ima Lawaru
  • Jo Neka
    Jo Neka
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
    • Lagarenze 1301
      Lagarenze 1301
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • ra tepak pol
      ra tepak pol
    • ra tepak pol
      ra tepak pol