Update Korban Tabrakan Kereta Bekasi: 10 Korban Dirawat, Satu Pasien Jalani Perawatan Intensif
Sejumlah korban tabrakan Commuter line dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek masih menerima perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.-Disway.id/Dimas Rafi-
BEKASI, DISWAY.ID - Sejumlah korban tabrakan Commuter line dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek masih menerima perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.
Wakil Direktur Utama Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi, Sudirman mengungkapkan kondisi dari 10 korban yang saat itu mengalami kejadian maut pada Senin, 27 Mei 2026 lalu.
BACA JUGA:Soal Pernyataan Amien Rais, Natalius Pigai: Negara Gak Boleh Memenjarakan Rakyat
"Saat ini yang masih dirawat 10 orang," kata Sudirman di Bekasi pada Senin, 4 Mei 2026.
Lebih lanjut, Sudirman menjelaskan bahwa terdapat satu korban yang sampai kini masih mendapatkan perawatan intensif.
Hal tersebut dikarenakan korban tersebut mengalami patah tulang di bagian iga yang mengharuskan dia menjalankan operasi.
"Kondisinya satu orang masih agak berat, posisinya sekarang di ICU post operasi akibat patah tulang iga, jenis kelaminnya perempuan," terang dia.
BACA JUGA:IHSG Masih Naik Malu-Malu saat Penutupan, 467 Saham Berdampak Positif
Meski demikian, para pasien tersebut masih memerlukan penanganan medis lanjutan karena sebelumnya mengalami luka dengan tingkat keparahan sedang hingga berat.
Beberapa korban diketahui merupakan pasien pascaoperasi akibat patah tulang, sementara lainnya masih menjalani observasi karena trauma benturan di kepala.
"Ada beberapa yang post operasi, ada yang masih observasi seperti yang trauma kepala, yang patah-patah tulang yang post operasi masih kita rawat karena bertahap mobilisasi dan lain-lain," jelasnya.
BACA JUGA:Haka Auto Dukung Pengembangan Talenta Industri, Hariyadi Ungkap Kunci Sukses di GSM IATI ITB
Terkait kemungkinan pasien diperbolehkan pulang, Sudirman menyebut keputusan akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) saat jadwal visit harian.
"Mungkin ada yang bisa pulang hari ini, menunggu visit dokter yang merawat DPJP. Visit dokter antara jam 09.00 sampai 12.00 WIB," tutup Sudirman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: