Mutu SDM Jadi Target, Revitalisasi Sekolah NTT Dikebut

Senin 04-05-2026,22:59 WIB
Reporter: Doddy Suryawan |
Mutu SDM Jadi Target, Revitalisasi Sekolah NTT Dikebut

Revitalisasi ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, tertib, dan penuh harapan, sehingga siswa dapat berkembang secara optimal.-dok Disway-

KUPANG, DISWAY.ID-- Upaya peningkatan kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dipercepat melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang masif dan berkelanjutan.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah mendorong perbaikan infrastruktur sekolah sekaligus pembangunan unit baru, terutama di wilayah 3T, guna memastikan akses pendidikan yang layak dan merata. 

BACA JUGA:Janji Dirut KAI: FULL Dampingi Perawatan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi!

Langkah ini diharapkan tidak hanya memperbaiki sarana belajar, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi unggul dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan timur Indonesia

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan program revitalisasi pendidikan tahun 2026 resmi dimulai dengan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu wilayah prioritas karena termasuk daerah 3T. 

Selain memperbaiki fasilitas sekolah, pemerintah juga membangun unit sekolah baru guna mendukung program wajib belajar 13 tahun. 

BACA JUGA:Hubungan Prabowo dan Teddy Dibandingkan dengan Peran Sudi Silalahi dan SBY, Pengamat: Peduli Kasih Kue Ultah

Salah satunya pembangunan gedung TK yang sebelumnya belum memiliki ruang representatif, kini berdiri di lahan luas agar proses belajar mengajar lebih optimal. 

"Ia menyebut proyek ini ditargetkan rampung dalam empat bulan, sehingga fasilitas sudah bisa digunakan pada Agustus mendatang,"ujar Abdul Mu'ti, di Kupang, Senin, 4 Mei 2026.

Revitalisi di NTT ini upaya lanjutan capaian tahun sebelumnya. Pada 2025, Kemendikdasmen telah merevitalisasi 576 satuan pendidikan di NTT dengan total anggaran lebih dari Rp501 miliar, mencakup PAUD hingga SLB. 

BACA JUGA:Dapur MBG Universitas Hasanuddin Disebut Setara Standar Global, Ini Keunggulannya!

Di Kabupaten Kupang, revitalisasi menjangkau 27 satuan pendidikan dengan anggaran Rp23,16 miliar, sementara di Kota Kupang mencapai 18 satuan pendidikan dengan anggaran Rp12,66 miliar. 

Tahun 2026, jumlah sasaran meningkat menjadi 809 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp630,8 miliar. 

Dari jumlah tersebut, 800 sekolah berstatus akan penandatanganan kerja sama (PKS) dan 9 sekolah telah memasuki tahap PKS, termasuk puluhan sekolah di Kabupaten dan Kota Kupang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: