Investor Boleh Lega, IHSG Menghijau di Sesi Penutupan
Melanjutkan penguatan pada sesi sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali sukses menutup perdagangannya dengan melesat naik sebanyak 85,15 poin atau sebesar 1,22 persen ke level 7.057,11, mempertahankan posisinya di zona hijau.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID - Melanjutkan penguatan pada sesi sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali sukses menutup perdagangannya dengan melesat naik sebanyak 85,15 poin atau sebesar 1,22 persen ke level 7.057,11, mempertahankan posisinya di zona hijau.
Penguatan ini juga melanjutkan kinerja IHSG pada penutupan Sesi I siang ini, yang ditutup dengan menguat 57,90 poin, atau setara dengan 0,83 persen ke level 7.029,86.
BACA JUGA:Empat Saham Ini Rekomendasi Analis, IHSG Diprediksi Menguat
Di sisi lain, penguatan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut menghijau mendekati penutupan.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 melesat naik sebanyak 7,03 poin, atau turun sebesar 1,04 persen ke level 681,58.
BACA JUGA:Aduh! IHSG Siang Ini Rontok Lagi di Bawah Level 7.000
Peningkatan ini sendiri diketahui juga berbanding terbalik dari pembukaan pada Selasa 5 Mei pagi ini, yang dibuka dengan melemah sebesar 0,15 persen dari posisi penutupan sebelumnya ke level 6.951.
Di sisi lain, penguatan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut menghijau mendekati penutupan. Dalam hal ini, Indeks LQ45 melesat naik sebanyak 7,20 poin, atau turun sebesar 1,07 persen ke level 681,76.
BACA JUGA:IHSG Masih Naik Malu-Malu saat Penutupan, 467 Saham Berdampak Positif
OJK Pastikan Pasar Modal Tetap Terjaga
Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga turut mengungkapkan komitmennya untuk memastikan bahwa resiliensi dan likuiditas pasar modal Indonesia tetap terjaga dengan baik, terutama di tengah-tengah meningkatnya eskalasi perang dagang dan konflik di Timur Tengah.
Dalam hal ini, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menuturkan bahwa OJK juga akan memastikan pasar modal Indonesia tetap berperan sebagai sumber pembiayaan jangka panjang.
"Di tengah dinamika tersebut, resiliensi dan likuiditas pasar modal domestik secara keseluruhan tetap terjaga dengan baik," ucap Hasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: