Bye Bye Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Mulai 9 Mei 2026, Terlanjur Beli Tiket Harus Gimana?

Selasa 05-05-2026,20:37 WIB
Bye Bye Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Mulai 9 Mei 2026, Terlanjur Beli Tiket Harus Gimana?

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta akan memberlakukan perubahan nama layanan kereta api Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek mulai Sabtu, 9 Mei 2026.--Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta akan memberlakukan perubahan nama layanan kereta api Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek mulai Sabtu, 9 Mei 2026.

Kalau sudah beli tiket KA Argo Bromo Anggrek sebelum ganti nama, apa yang harus dilakukan? 

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari langkah penyederhanaan identitas layanan, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan , perubahan nama tersebut tidak berdampak pada operasional perjalanan maupun hak pelanggan.

BACA JUGA:KAI Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Jadi KA Anggrek Per 9 Mei 2026, Ini Filosofinya!

“Penyederhanaan nama ini tidak memengaruhi operasional perjalanan. Jadwal, rute, hingga kelas pelayanan tetap sama. Pelanggan tetap memperoleh layanan dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Franoto.

Ia juga memastikan pelanggan yang telah membeli tiket tidak perlu melakukan penyesuaian apa pun.

Tiket tetap berlaku sesuai jadwal dan kelas pelayanan yang dipilih sebelumnya.

BACA JUGA:Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, KA Argo Bromo Tabrak KRL dengan Kecepatan 110 Km/Jam

“Perubahan ini merupakan penyederhanaan nama layanan, namun tidak mengubah jadwal perjalanan, rute, maupun kelas pelayanan. Pelanggan tetap mendapatkan layanan yang sama seperti sebelumnya,” ujar Franoto.

Untuk mendukung kelancaran transisi, KAI telah melakukan penyesuaian pada berbagai aspek, mulai dari sistem ticketing, media informasi, hingga alat peraga di lapangan.

BACA JUGA:Alasan Basarnas Tidak Asal Tarik Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek usai Tabrak KRL di Bekasi Timur

Langkah ini dilakukan agar perubahan nama tidak menimbulkan kebingungan di kalangan pelanggan.

“Kami berharap dengan identitas yang lebih sederhana, layanan ini semakin dekat dengan masyarakat dan tetap menjadi pilihan utama transportasi yang aman, nyaman, dan terpercaya,” tutup Franoto.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait