Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Kerah Alat Berat 

Kamis 07-05-2026,14:31 WIB
Reporter: Candra Pratama |
Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Kerah Alat Berat 

Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, arus lalu lintas sempat dialihkan melalui Gerbang Tol Cigombong selama proses penanganan berlangsung.-dok Disway-

SUKABUMI, DISWAY.ID-- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak menangani longsor yang terjadi di Ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM 72+000 B arah Parungkuda menuju Jakarta.

Peristitwa tersebut terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekira pukul 15.30 WIB akibat hujan berintensitas tinggi.

BACA JUGA:Maxdecal Support Radical Time Attack 2026 Melalui Livery ‘Starla x Roar’ di Mobil Erika Richardo dan J Owen

Dari laporan operator jalan tol, PT Trans Jabar Tol (TJT), kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka dan tidak terdapat kendaraan pengguna jalan yang terdampak material longsor.

Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, arus lalu lintas sempat dialihkan melalui Gerbang Tol Cigombong selama proses penanganan berlangsung.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara cepat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan serta memulihkan kelancaran lalu lintas di ruas tol terdampak.

BACA JUGA:Terungkap! Ini Nama 20 Korban Bus ALS Terbakar Hasil Identifikasi Polda Sumsel

"Penanganan dilakukan secara cepat dengan fokus pada pembersihan material longsor, pengerahan alat berat, serta memastikan jalur transportasi dapat segera kembali berfungsi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan," kata Menteri Dody, Kamis, 6 Mei 2026.

Penanganan dilakukan segera setelah kejadian dengan mengerahkan 2 unit excavator, 10 unit dump truck, dan 3 unit water tank, serta dukungan penerangan guna mempercepat pembersihan material longsor dan pengamanan area. 

Hingga pukul 21.00 WIB, progres penanganan menunjukkan hasil signifikan. Bahu dalam, lajur 2 (L2), dan lajur 1 (L1) telah bersih dari material longsor, sementara pembersihan pada bahu luar dan area rounding terus dilanjutkan. 

BACA JUGA:Massa Desak DPR Gelar RDPU Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba oleh Relawan BNN Rahmadi

Dody bilang, dari laporan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol, ruas telah dibuka secara operasional pada pukul 01.00 WIB, 7 Mei 2026, setelah dilakukan pembersihan menyeluruh dan pemasangan rambu keselamatan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menegaskan bahwa respons cepat di lapangan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak gangguan lalu lintas.

"Begitu kejadian dilaporkan, penanganan langsung dilakukan di lokasi. Fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Alat berat dan personel segera diturunkan sehingga dalam beberapa jam lajur sudah bisa difungsikan kembali," ujar Wilan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: