Keren! Intip Karya Penyandang Disabilitas di Bekasi Sambut Momen Hardiknas 2026

Kamis 07-05-2026,20:45 WIB
Keren! Intip Karya Penyandang Disabilitas di Bekasi Sambut Momen Hardiknas 2026

pelibatan aktif penyandang disabilitas dalam berbagai event secara rutin terbukti mampu membangkitkan semangat hidup, melatih kemampuan motorik, serta memperkuat sisi sosial dan emosional mereka--Dimas Rafi

BEKASI, DISWAY.ID - Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi menyambut hari pendidikan nasional (Hardiknas) dengan menggelar beragam kegiatan.

Salah satunya yakni berkarya.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta merupakan penyandang disabilitas, warga sekitar dan STPL menjadi pengawas berlangsung acara itu.

Kepala bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) Bekasi, Jaswadi menilai bahwa sebagian besar peserta penyandang disabilitas mempunyai potensi yang luar biasa dalam kreativitas.

BACA JUGA:Lebih Dekat dengan Belajaraya Jakarta di Hardiknas 2026, Saatnya Lindungi Anak di Era Digital

Selain itu, Jaswadi mencoba agar penyandang disabilitas mendapatkan pengalaman dan berinteraksi dengan peserta lainnya.

"Tujuan kami, penerima manfaat yang ada di STPL itu kepercayaan diri mereka meningkat, karena mereka bisa interaksi secara luas dengan masyarakat," ungkap Jaswadi di lokasi pada Kamis, 7 Mei 2026.

Ia menambahkan, pelibatan aktif penyandang disabilitas dalam berbagai event secara rutin terbukti mampu membangkitkan semangat hidup, melatih kemampuan motorik, serta memperkuat sisi sosial dan emosional mereka.

BACA JUGA:Hardiknas 2026: Abdul Mu’ti Fokus Perkuat Kualitas dan Nasib Guru

Bagi STPL Bekasi, penyandang disabilitas bukan kelompok yang harus dikasihani, melainkan individu yang perlu diberi ruang untuk berkembang dan menunjukkan kapasitas terbaiknya.

"Penyandang disabilitas ini mampu kalau diberikan kesempatan dan diberi dukungan tentunya," pungkas Jaswadi.

BACA JUGA:Hardiknas 2026: Daftar 20 Kampus Paling Banyak Mahasiswa Berprestasi, Juaranya Bukan UI

Momentum Hardiknas 2026 pun menjadi pengingat bahwa pendidikan, pemberdayaan, dan inklusivitas harus berjalan beriringan.

Sebab, di balik keterbatasan fisik, tersimpan potensi besar yang dapat tumbuh menjadi karya bernilai dan inspirasi bagi banyak orang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait