Pemberdayaan Perempuan Jadi Fokus Utama PIM NTB, Siap Gas Program Ekonomi Keluarga hingga Stunting

Minggu 10-05-2026,23:00 WIB
Pemberdayaan Perempuan Jadi Fokus Utama PIM NTB, Siap Gas Program Ekonomi Keluarga hingga Stunting

Pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama DPD Perempuan Indonesia Maju (PIM) Nusa Tenggara Barat (NTB) usai pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PIM II di Jakarta.--Eddy Gustan

MATARAM, DISWAY.ID – Pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama DPD Perempuan Indonesia Maju (PIM) Nusa Tenggara Barat (NTB) usai pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PIM II di Jakarta.

Organisasi tersebut siap menggencarkan berbagai program strategis mulai dari penguatan ekonomi keluarga, penanganan stunting, hingga perlindungan perempuan dan anak guna mendukung ketahanan bangsa dari daerah. 

Termasuk menyangkut bidang pendidikan dan tranformasi digital.

Ketua Umum PIM Lana T Koentjoro mengatakan perempuan Indonesia saat ini merupakan mitra strategis negara dalam menentukan arah kemajuan Indonesia. 

BACA JUGA:Ketika Veronica Tan dan Irene Umar Didapuk sebagai Srikandi Kreatif, Ini Pesan untuk Perempuan

Terkait itu, dia mendorong agar perempuan Indonesia semakin kuat, berdaya, mandiri, sekaligus mampu menghasilkan solusi di tengah masyarakat.

"Karena itu, forum ini diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan nasional,” kata Lana T. Koentjoro dalam acara Forum Nasional Perempuan Indonesia yang bertajuk “Menjaga Ketahanan Bangsa”,ujar Lana T Koentjoro. 

Dia mengapresiasi kegiatan Forum Nasional Perempuan Indonesia Maju sebagai media mempersatukan kekuatan perempuan dalam menghadapi tantangan bangsa.

BACA JUGA:Aksi Perempuan Bangsa Gaungkan Penyelamatan Ranupani, Komitmen Terhadap Isu Lingkungan

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Perempuan Indonesia Maju bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kehutanan, Kementerian Sosial, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pertahanan, Bank Indonesia, OJK, pihak swasta, serta dukungan organisasi perempuan seperti Kowani dan PIMTI. 

"Ini menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memiliki kekuatan besar jika bergerak bersama,” paparnya. 

Sementara itu, Baiq Diyah Ratu Ganefi menegaskan komitmennya untuk menindak lanjuti hasil Rakernas PIM tersebut.

BACA JUGA:Ini Identitas Korban Tewas ke-16 Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi, Seorang Perempuan

Beberapa program yang menjadi fokus gerakannya adalah menyangkut stunting, kekerasan terhadap perempuan dan anak, program pemberdayaan perempuan, dan lainnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: