Bertemu PM Kazakhstan, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis di Bidang Energi, Mineral, dan Digital
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Kazakhstan Olzhas Bektenov di Government House Kazakhstan, Astana, Senin 11 Mei 2026.--Kemenko Perekonomian
JAKARTA, DISWAY.ID - Sejalan dengan telah disepakati dan ditanda tanganinya kesepakatan perdagangan melalui Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia–EAEU FTA) pada 21 Desember 2025 yang lalu, Indonesia terus aktif mendorong pembukaan akses dan peningkatan perdagangan dengan negara-negara di Kawasan EAEU.
Kazakhstan sebagai salah satu negara terbesar ekonominya di Kawasan Asia Tengah, menjadi tujuan utama untuk mendorong peningkatan perdagangan Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Kazakhstan Olzhas Bektenov di Government House Kazakhstan, Astana, Senin 11 Mei 2026.
BACA JUGA:Perkuat Kemitraan Global, Menko Airlangga Temui Perdana Menteri Kazakhstan, Rusia, dan Belarus
Pertemuan tersebut dilaksanakan di sela-sela rangkaian acara pertemuan ke-2 Sidang Komisi Bersama (SKB) RI–Kazakhstan, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan ekonomi strategis kedua negara.
Pertemuan utamanya membahas penguatan kerja sama perdagangan dan ekonomi, hingga perluasan kemitraan di berbagai sektor prioritas.
Indonesia merupakan mitra strategis yang sangat penting bagi Kazakhstan di Asia Tenggara, sementara Kazakhstan menjadi mitra strategis Indonesia di Asia Tengah dan pintu gerbang menuju pasar Eurasia.
BACA JUGA:Airlangga Hartarto: Ketahanan Pangan dan Energi ASEAN Tak Bisa Ditunda Lagi
Sebagai ekonomi terbesar di Kawasan Asia Tengah dengan GDP mencapai sekitar USD333,7 miliar dan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5% pada tahun 2025, Kazakhstan dipandang sebagai salah satu mitra strategis Indonesia di Kawasan Eurasia, khususnya dalam penguatan perdagangan, investasi, konektivitas logistik, energi, mineral strategis, dan transformasi digital.
Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia memandang Kazakhstan sebagai strategic gateway menuju Kawasan Eurasia dan mitra penting dalam mendukung diversifikasi perdagangan dan penguatan rantai pasok regional.
“Indonesia melihat Kazakhstan sebagai mitra strategis di Kawasan Asia Tengah dan Eurasia. Dengan posisi geografis dan konektivitas regional yang dimiliki Kazakhstan, terdapat peluang besar untuk memperkuat perdagangan, investasi, dan industrial partnership antara kedua negara,” ungkap Menko Airlangga.
PM Bektenov menegaskan komitmen Pemerintah Kazakhstan untuk terus memperluas hubungan perdagangan dan investasi dengan Indonesia.
“Kazakhstan memberikan perhatian besar pada perluasan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Indonesia. Kami meyakini adanya potensi signifikan untuk meningkatkan capaian ini dan kami sangat tertarik untuk memperluas kerja sama investasi,” ujar PM Bektenov.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: