From Banten to The World! Terapi Bekam Tanduk Bertahan dan Ampuh di Era Medis Modern

Selasa 12-05-2026,12:07 WIB
From Banten to The World! Terapi Bekam Tanduk Bertahan dan Ampuh di Era Medis Modern

Terapi Bekam Tanduk Seikh Arifin asal Banten makin mendunia dan bertahan di tengah inovasi medis yang makin canggih-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Anda pasti tahu terapi bekam tanduk kerbau yang biasa ditemui di tanah jawara alias Banten. 

Teknik pengobatan tradisional ini memang terasa asing di tengag gempuran inovasi medis modern. 

BACA JUGA:Jumlah Santri Capai 10 Juta Orang, Kemenag-BGN Benahi Pendataan Penerima MBG di Pesantren

Jangan salah, ternyata masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat dunia. Rupanya, metode terapi kuno yang tetap bertahan hingga kini bahkan diakulturasi dari berbagai belahan dunia. 

Metode pengobatan tradisional tersebut dinilai masih diminati karena dianggap menawarkan pendekatan kesehatan yang lebih holistik, mencakup keseimbangan fisik, mental, hingga spiritual.

Banyak masyarakat memilih menjadikan terapi alternatif sebagai pendamping pengobatan medis modern.

Salah satu praktisi bekam tanduk yang dikenal luas di tingkat internasional adalah Sheik Muhammad Zaenal Arifin atau Sheik Arifin.

BACA JUGA:Hakim Kabulkan Permohonan Nadiem Jadi Tahanan Rumah Jelang Tuntutan: Dipasang Alat Pantau!

Pria asli Banten itu diketahui telah menjalankan praktik terapi bekam tanduk selama lebih dari 40 tahun di berbagai negara, seperti Arab Saudi, Pakistan, India, Inggris, hingga sejumlah negara di Asia.

Dalam perjalanan pengabdiannya, Sheik Arifin disebut pernah memberikan terapi kepada sejumlah tokoh penting dunia, termasuk salah satu Perdana Menteri Pakistan.

Pengalaman tersebut membuat namanya dikenal luas sebagai praktisi bekam tanduk internasional dengan pasien dari berbagai kalangan dan negara.

Saat ini, ia menetap di London, Inggris. Sheik Arifin membuka praktik terapi yang banyak didatangi pasien internasional.

Sejumlah pasien disebut datang untuk menjalani terapi dalam upaya membantu pemulihan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyumbatan pembuluh darah, gangguan ginjal, penyakit jantung, hingga kanker.

BACA JUGA:Jemaah Haji Tertua Mbah Mardijiyono Diberangkatkan ke Makkah, Tidak Turun Bus di Bir Ali

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait