Atap Gedung MTs 4 Muhammadiyah Sragen Roboh, 7 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
Atap Gedung MTS 4 Muhammadiyah Sragen Roboh.--X @infomitigasi
JAKARTA, DISWAY.ID - Atap gedung MTs 4 Muhammadiyah Kecamata Sambungmacan, Kabupaten Sragen roboh pada Selasa, 12 Mei 2026.
Robohnya atap bangunan itu terjadi ketika guru dan para siswa tengah belajar mengajar Bahasa Inggris sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban yang tertimpa reruntuhan dan mengalami luka segera dilarikan ke rumah sakit. Dalam peristiwa ini, diketahui korban luka-luka mencapai 13 orang.
BACA JUGA:John Herdman Ngegas, TC 23 Pemain Bakal Bentuk Identitas dan Karakter Baru Timnas Indonesia
Dari belasan korban tersebut, 7 diantaranya siswa dan 1 guru dilarikan ke rumah sakit.
"Dibawa ke rumah sakit itu 7 siswa dan 1 guru. Sisanya itu kelihatannya luka ringan sehingga tidak sampai dibawa ke rumah sakit," terang Camat Sambungmacan, Edi Purwanto.
Edi juga menyampaikan robohnya atap tersebut dipicu karena kayu pada bangunan lapuk dimakan usia.
"Diperkirakan karena kayunya itu sudah lapuk. Kebetulan jam KBM" sambungnya.
Usai atap kelas VII MTs 4 Muhammadiyah roboh, kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara waktu dan siswa diperkenankan pulang lebih awal.
BACA JUGA:MPR Buka Suara Soal Insiden Lomba Cerdas Cermat di Pontianak, Malah Salahkan Audio?
Di lain sisi, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasru mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan terkait robohnya atap kelas VII MTs 4 Muhammadiyah Sambungmacan.
"Tentu kita yang utama adalah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk membuat terang kejadian yang tadi terjadi," pungkasnya.
Lebih lanjut, Dewina juga menambahkan korban yang dilarikan ke rumah sakit sudah mendapatkan perawatan.
Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen, Wawan Suranto juga membenarkan peristiwa memilukan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: