Puskeshaj Imbau Jemaah Lansia Waspadai Disorientasi Saat Baru Tiba di Tanah Suci
Plt Kapuskeshaj Dani Pramudya ditemui di Makkah-MCH -
MADINAH, DISWAY.ID– Plt Kepala Pusat Kesehatan Haji RI (Kapuskeshaj), Dani Pramudya, mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia, khususnya kelompok lanjut usia (lansia), untuk mewaspadai kondisi disorientasi atau kebingungan yang sering muncul pada masa awal kedatangan di Tanah Suci.
“Kondisi ini umumnya dipicu oleh kelelahan perjalanan panjang, perubahan cuaca panas, kurang istirahat, hingga adaptasi lingkungan baru di Makkah,” ujar Dani Pramudya kepada Media Center Haji, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, jemaah yang mengalami kebingungan atau penurunan orientasi biasanya memerlukan waktu pemulihan sekitar 24 hingga 48 jam.
BACA JUGA:Pergeseran Jemaah Haji dari Madinah Tinggal 2 Hari Lagi, 241 Kloter Sudah Lewat Bir Ali
“Recovery-nya bisa 24 jam, bahkan sampai 48 jam atau dua hari. Selama masa pemulihan itu, jemaah harus cukup istirahat, asupan makanan dijaga, dan kebutuhan cairan benar-benar terpenuhi,” jelasnya.
Setelah kondisi stabil, jemaah disarankan melakukan adaptasi secara bertahap, mulai dari mengenali lingkungan hotel, berjalan ringan, hingga perlahan dibimbing menuju Masjidil Haram.
Jangan langsung memaksakan aktivitas berat agar stamina tetap terjaga menjelang puncak haji di Armuzna.
Dani juga menekankan pentingnya pendampingan dari keluarga, ketua rombongan, atau teman sekamar, terutama bagi lansia.
“Yang paling penting, jangan ditinggal sendirian. Harus ada yang mendampingi, mengingatkan dia sedang berada di mana, dan apa yang sedang dilakukan,” katanya.
BACA JUGA:Menjelang Armuzna, Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Jaga Stamina dan Hemat Energi
Kelompok paling rentan mengalami disorientasi adalah jemaah berusia di atas 60 tahun, terutama yang memiliki riwayat penurunan daya ingat atau penyakit penyerta seperti diabetes mellitus dan hipertensi.
Petugas kesehatan haji Indonesia terus melakukan pemantauan aktif terhadap jemaah berisiko tinggi agar dapat menjalankan ibadah dengan aman hingga puncak haji.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: