Cedera Ankle Tak Padamkan Mimpi Wibet Naharto ke DBL Camp 2026

Minggu 17-05-2026,09:35 WIB
Cedera Ankle Tak Padamkan Mimpi Wibet Naharto ke DBL Camp 2026

Wibet Naharto saat mendatangi sesi measurement test di Kopi Good Day DBL Camp 2026-Media DBL Indonesia-

Saat ini, proses pemulihan masih terus dijalani secara bertahap. Aktivitas fisiknya pun masih sangat terbatas karena cedera tersebut belum benar-benar pulih.


Christopher Adrian Yame (tengah) membawa nama SMA John 23 Merauke di DBL Camp 2026.-Media DBL Indonesia-

"Sekarang kan baru dua minggu, aku ngelakuin gerak maju, tarik ke belakang sama depan, terus belajar jalan. Belum terlalu yang kompleks. Total perkiraan recovery-nya bisa empat sampai enam bulan," imbuhnya.

Cedera itu jelas menjadi pukulan besar bagi Wibet. Apalagi, kesempatan untuk merasakan langsung persaingan di DBL Camp musim ini harus tertunda. Meski begitu, ia tidak ingin larut terlalu lama dalam rasa kecewa.

Alih-alih menyerah, Wibet tetap memilih datang ke DBL Camp 2026. Walaupun belum bisa tampil di lapangan, ia ingin tetap merasakan atmosfer camp dan belajar dari dekat.

BACA JUGA:Cathleen Richelle Lolos DBL Camp 2026 usai Pulih dari Cedera ACL

BACA JUGA:Perjalanan Miracle Christiano dari FIBA U16 Asia Cup ke DBL Camp 2026

"Aku tetap pengin tahu DBL Camp, saking kepenginnya. Untung, orang tua dukung, cuma memang enggak disarankan untuk main. Aku juga sudah bicara sama coach di sini, kalau ada apa-apa nanti bisa dibantu karena juga ada banyak fisioterapis," ungkapnya.

Dukungan keluarga menjadi alasan terbesar Wibet tetap semangat menjalani proses pemulihan. Ia sadar masih memiliki kesempatan besar di masa depan karena perjalanan basketnya belum selesai.

Pemain muda asal Surabaya itu bahkan sudah memasang target untuk kembali mengejar posisi campers di musim berikutnya setelah kondisinya benar-benar pulih.

"Pasti tetap mau gabung lagi. Jadi, harus ekstra ngejar ketertinggalan dari teman-teman. Habis penyembuhan, harus fight lagi biar masuk roster tim sekolah," tutupnya.

Kisah Wibet menjadi pengingat bahwa perjalanan seorang atlet tidak selalu berjalan mulus. Kadang, mimpi harus diuji oleh cedera dan situasi yang tidak terduga. Tapi, semangat untuk terus bangkit dan belajar membuat perjuangannya tetap terasa berarti. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: dbl