Cedera Ankle Tak Padamkan Mimpi Wibet Naharto ke DBL Camp 2026
Wibet Naharto saat mendatangi sesi measurement test di Kopi Good Day DBL Camp 2026-Media DBL Indonesia-
DISWAY.ID - Keinginan besar untuk merasakan atmosfer Kopi Good Day DBL Camp 2026 sudah lama tersimpan dalam diri Wibet Naharto.
Pemain putra Nation Star Academy Surabaya (NSA) itu bahkan langsung bergerak ketika mengetahui adanya program DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026.
Baginya, DBL Camp bukan sekadar ajang basket biasa. Di sana, para student athlete terbaik dari seluruh Indonesia berkumpul untuk bersaing, belajar, dan berkembang bersama para pelatih kelas dunia dari World Basketball Academy (WBA).
"Pasti, aku pengin ngerasain DBL Camp. Terus begitu tahu ada program DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, aku akhirnya ikut," katanya.
BACA JUGA:Sports Science Masuk DBL Camp 2026, Teknologi VALD Pantau Fisik Pemain
BACA JUGA:Pelatih Perempuan Pertama IBL Ikut DBL Camp 2026, Coach Ika Dapat Pengalaman Baru
Tekad besar itu akhirnya membuahkan hasil. Wibet sukses finis di posisi ketiga pada periode voting DBL Play Road to DBL Camp 2026. Hasil tersebut membuat impiannya untuk datang ke DBL Camp akhirnya terwujud.
Namun, perjalanan menuju Jakarta ternyata tidak berjalan semulus yang dibayangkan. Tepat dua minggu sebelum keberangkatan, Wibet justru mengalami cedera cukup serius di bagian pergelangan kaki kanan saat membela tim klubnya di sebuah turnamen.
Cedera itu terjadi ketika dirinya salah melakukan pendaratan usai melompat dalam pertandingan. Momen tersebut langsung membuatnya harus menepi dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Aku lagi ikut salah satu event sama tim klub. Pas tanding, aku cedera dan kena ankle kanan. Kalau di-review, aku lompatnya terlalu tinggi dan tumpuannya justru kena kaki pemain lain. Jadi, mendaratnya enggak pas," cerita Wibet.
Setelah menjalani MRI dan pemeriksaan medis, Wibet mendapat kabar yang cukup berat. Salah satu ligamennya mengalami kerusakan dan dokter memberikan dua pilihan: menjalani operasi atau fokus pada pemulihan tanpa tindakan operasi.
BACA JUGA:DBL Camp 2026 Jadi Tempat Coach Daniel Tedjo Upgrade Ilmu Kepelatihan Basket
BACA JUGA:Wakil Papua di DBL Camp 2026, Christopher Adrian Yawe Tak Takut Saingi Campers Nasional
"Katanya, ada ligamen yang putus. Dokter kasih dua opsi, operasi atau enggak. Kalau milih nggak operasi, penyembuhannya tergantung penguatan yang dijalani, bisa lebih cepat atau lebih lambat. Akhirnya, aku pilih tanpa operasi," tutur Wibet.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: dbl