Jawab Dinamika Mobilitas dan Transformasi Elektrifikasi Indonesia, BYD Hadirnya DM Technology
Dalam menjawab dinamika mobilitas dan transformasi elektrifikasi Indonesia, BYD hadirkan DM Technology.-reza-
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BYD resmi menghadirkan Dual Mode (DM) Technology di Indonesia.
DM merupakan singkatan dari Dual Mode, yaitu kombinasi EV+Hybrid, sebuah teknologi berkendara berorientasi EV yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih fleksibel dan nyaman, sekaligus menghadirkan total biaya penggunaan yang lebih efisien dan relevan dengan kebutuhan serta daya beli masyarakat Indonesia yang lebih luas.
Selain performa, teknologi DM juga menghadirkan efisiensi bahan bakar yang terbaik di kelasnya, di mana di mana DM 5.0 Next- Gen Core Architecture yang didukung dengan re-engineered powertrain architecture mampu menghasilkan tingkat konsumsi BBM 1 liter untuk 65 km.
Mengusung tagline telectric-first, BYD menghadirkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik dengan tenaga yang responsif, senyap, efisien, sekaligus fleksibel untuk berbagai kebutuhan mobilitas mulai dari Inner City, Out of town dan Rural area.
Selaian efisiensi yang terbaik dikelasnya, teknologi BYD DM ini juga memiliki jarak tempuh hingga 1.800km dengan sekali isi baterai dan tangki BBM.
Tidak hanya itu, teknologi ini juga memiliki tingkat efisiensi termal hingga 46,06 persen yang mendongkrak durability pemakaian parts.
Liu Xueliang selaku Vice President of BYD Co., Ltd. General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division menyampaikan bahwa industri otomotif global saat ini tengah memasuki fase transformasi besar menuju era New Energy Vehicles (NEV).
BACA JUGA:Mobil Listrik BYD Atto 2 Siap Masuk Indonesia? Ini Bocoran Spesifikasi dan Harganya
“Di tengah perubahan struktur energi global, tantangan lingkungan, serta kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang dan BYD percaya bahwa teknologi yang benar-benar bernilai tidak hanya hadir sebagai inovasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” papar Liu Xueliang.
Dengan pengembangan teknologi Dual Mode, BYD ingin menghadirkan solusi transisi energi yang lebih fleksibel, efisien, yang mudah diakses masyarakat luas, termasuk di Indonesia.
“Kami percaya kehadiran teknologi ini akan mencatatkan sejarah baru dalam percepatan NEV di Indonesia,” tambah Liu Xueliang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: