Kenalan dengan Panjul, Sapi Kurban Prabowo yang Dibeli dari Peternak Asal Ciputat
Sapi asal Ciputat, Kota Tangerang Selatan bernama Panjul jadi sorotan usai dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk bantuan hewan kurban Iduladha 1427 Hijriah-Dok. Banten TV-
Untuk memastikan kondisinya tetap prima, Panjul mendapatkan perawatan khusus setiap hari. Mulai dari pakan berkualitas, jamu tradisional, hingga pemeriksaan kesehatan rutin oleh petugas dinas yang datang dua kali setiap bulan.
“Kalau misalnya kurang fit kita kasih jamu. Kalau tidak bisa ditangani, kita panggil dari dinas. Kebetulan sebulan dua kali dari dinas datang ke tempat kami,” jelasnya.
BACA JUGA:Harga Sapi Kurban Hampir Setara Motor NMAX, Pedagang: Bukan Naik Harga tapi Ganti Harga
Sementara itu, Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tangerang Selatan, Pipit Surya Yuniar, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan Panjul benar-benar sehat dan layak kurban.
“Pagi ini kita pemeriksaan ke sapi bantuan Presiden Prabowo di teknik Maqribie Farm. Kemarin secara fisik sudah kita lihat, kemudian kita cek sampel darahnya untuk uji bakteri antraks, PMK, LSD, dan bruselosis. Alhamdulillah semuanya negatif,” terang Pipit.
Pemeriksaan meliputi pengecekan fisik, suhu tubuh, hingga uji laboratorium melalui sampel darah untuk mendeteksi penyakit seperti PMK, LSD, dan bruselosis. Hasilnya, Panjul dinyatakan negatif dari seluruh penyakit tersebut.
“Jadi secara administratif sudah layak, sapi sehat,” tegasnya.
Pipit juga menyebut, hingga saat ini belum ditemukan hewan kurban di Tangsel yang mengalami penyakit berat dan tidak layak dipotong. Gangguan kesehatan yang muncul umumnya hanya akibat faktor perjalanan distribusi.
“Biasanya penyakit transportasi seperti mata merah atau kelelahan, itu masih bisa recovery sampai hari H,” ujarnya.
Rencananya, Panjul akan dibawa ke rumah potong hewan sebelum didistribusikan ke Masjid Darul Hikmah, Pamulang.
Sementara itu, menjelang Iduladha, jumlah hewan kurban yang masuk ke wilayah Kota Tangerang Selatan telah mencapai tiga hingga empat ribu ekor, dan pendataan masih terus dilakukan oleh petugas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: