Omzet Toko Kelontong Tumbuh 27,5 Persen, Pemprov DKI Dukung UMKM Naik Kelas Bersama Program SRC

Kamis 21-05-2026,22:06 WIB
Reporter: Fajar Ilman |
Omzet Toko Kelontong Tumbuh 27,5 Persen, Pemprov DKI Dukung UMKM Naik Kelas Bersama Program SRC

Kolaborasi SRC dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terbukti mampu menggeliatkan perekonomian di sektor UMKM hingga 27,5 Persen-Disway.id/Fajar Ilman-

Dalam hal ini, Ia menilai pendampingan yang dilakukan SRC terhadap toko kelontong menjadi contoh nyata sinergi antara perusahaan besar dan pelaku usaha kecil.

Menurutnya, toko kelontong harus terus dikembangkan agar lebih tertata, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memanfaatkan teknologi digital di tengah menjamurnya ritel modern.

"Saya yakin dengan kolaborasi, kerja sama, dan kepedulian dari perusahaan-perusahaan besar kepada pelaku UMKM, kita bisa membangun semangat gotong royong dalam memperkuat ekonomi Indonesia," kata Uus.

BACA JUGA:Merajut Asa di Pojok Lokal: Inilah Para Pahlawan Keluarga yang Mengubah Nasib Lewat Etalase Toko SRC

Ia berharap para pelaku UMKM yang tergabung dalam SRC dapat terus berkembang dan naik kelas menjadi usaha yang lebih besar di masa depan. 

Dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta, akan membuka ruang kolaborasi melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi seperti Jakpreneur.

Uus menegaskan transformasi ekonomi Jakarta menuju kota global membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyebut konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian nasional dengan kontribusi mencapai 54,36 persen. 

Menurutnya, sektor ritel, baik modern maupun tradisional memiliki peran besar. Salah satunya dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat.

"54,36 persen di antaranya diambil dari konsumsi rumah tangga. Konsumsi rumah tangga ini retail, baik retail modern maupun retail tradisional di dalamnya toko kelontong," ujar Iqbal.

BACA JUGA:BRI dan SRCIS Kolabs Ekosistem Toko Kelontong, Dagang Lebih Mudah & Praktis

Ia menjelaskan, SRC membantu toko kelontong tradisional melalui berbagai program pendampingan. 

Mulai dari penataan toko, pengelolaan manajemen keuangan, penyusunan laporan keuangan, hingga memfasilitasi distribusi barang.

Menurutnya, langkah tersebut membuat pelaku usaha bisa memperoleh harga barang yang lebih kompetitif. 

Iqbal juga mengungkapkan, lebih dari 40 persen toko kelontong binaan SRC kini telah memiliki lini usaha tambahan. Seperti warung makan, penjualan token listrik, pulsa, dan layanan lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait