Ekspansi Jaringan Nasional BYD Perluas Akses Elektrifikasi di Seluruh Indonesia

Jumat 22-05-2026,11:48 WIB
Reporter: Reza Permana |
Ekspansi Jaringan Nasional BYD Perluas Akses Elektrifikasi di Seluruh Indonesia

Tidak sekedar mengusung produk New Energy Vehicle atau NEV, namun BYD dan Denza juga terus memperluas akses elektrifikasi di seluruh Indonesia.-dok disway-

Dengan pertumbuhan ini, BYD dan Denza juga berhasil mencatatkan penguasai pasar mobil Indonesia mencapai 40 persen.

Tentu saja pencapaian tersebut turut memperkuat kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas kendaraan listrik BYD, di mana saat ini, sekitar 90.000 kendaraan BYD telah berada di jalanan Indonesia, mencerminkan semakin tingginya penerimaan masyarakat sekaligus memperlihatkan percepatan transformasi NEV yang semakin kuat di tanah air.

Dengan pertumbuhan ini, mencerminkan bagimana semakin diterimanya kendaraan listrik oleh masyakarat Indonesia dan mulai bergerak dari fase early adoption menuju pasar yang lebih matang dan masif.

BACA JUGA:Jawab Dinamika Mobilitas dan Transformasi Elektrifikasi Indonesia, BYD Hadirnya DM Technology

Pertumbuhan NEV ini juga menjadi momentum bagi BYD dalam memperluas pasar dengan menghadirkan teknologi BYD DM.

Sebagai produk pertamanya, BYD mengusung M6 DM yang menjadi salah satu model ikonik MPV listrik dan semakin mendekatkan kendaraan energi baru dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Kehadiran teknologi BYD Dual Mode (DM) utamanya didorong dari strategi jangka panjang BYD untuk memperluas akses elektrifikasi melalui pendekatan multi-teknologi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Sebagai salah satu teknologi unggulan global BYD, kendaraan DM telah berkontribusi sekitar 45 persen dari total 16 juta kendaraan energi baru BYD secara global, mencerminkan bagaimana teknologi ini telah diterima luas di berbagai pasar dunia.

Pengalaman global tersebut kini dibawa BYD ke Indonesia untuk menghadirkan pengalaman berkendara berbasis EV yang tetap fleksibel, efisien, dan nyaman, khususnya untuk kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang sangat beragam, mulai dari penggunaan harian di perkotaan, perjalanan lintas kota, hingga mobilitas keluarga di berbagai wilayah dengan kesiapan infrastruktur yang berbeda-beda dari barat hingga timur Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: