Keuntungan Kuliah Jurusan STEM Terungkap di STEM Talks, Prospek Karier Cerah hingga Gaji Tinggi
Melalui acara STEM Talks bertema “Cracking the STEM World: From First Steps to Finding Your Place”, Grab Indonesia mengajak mahasiswa dan mahasiswi untuk mengenal lebih dekat peluang, tantangan, hingga pengalaman nyata perempuan yang sukses berkarier di b--Grab Indonesia
JAKARTA, DISWAY.ID - Di tengah pesatnya perkembangan industri teknologi, jurusan Sains, Teknologi, Rekayasa (Engineering), dan Matematika (STEM) semakin dilirik generasi muda karena menawarkan prospek karier yang luas dan potensi gaji yang kompetitif.
Melalui acara STEM Talks bertema “Cracking the STEM World: From First Steps to Finding Your Place”, Grab Indonesia mengajak mahasiswa dan mahasiswi untuk mengenal lebih dekat peluang, tantangan, hingga pengalaman nyata perempuan yang sukses berkarier di bidang teknologi.
Sebanyak 75 mahasiswa mendapatkan pengalaman, tantangan, serta prospek karier di bidang Sains, Teknologi, Rekayasa (Engineering), dan Matematika (STEM).
BACA JUGA:RedDoorz Bekali Talenta Muda Indonesia dengan Keterampilan Digital melalui Kuliah Praktisi
Langkah ini hadir di tengah tantangan yang masih nyata. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) bertajuk "Perempuan dan Laki-laki di Indonesia 2024" mencatat bahwa hanya 52,86 persen perempuan usia kerja yang bekerja, dibandingkan dengan 79,85 persen pada laki-laki.
Kesenjangan ini semakin mencolok di kalangan lulusan perguruan tinggi: tingkat pengangguran perempuan berpendidikan tinggi mencapai 18,66 persen, hampir dua kali lipat dibandingkan laki-laki yang hanya 8,16 persen.
Data ini menunjukkan bahwa hambatan bagi perempuan bukan terletak pada kemampuan atau semangat menempuh pendidikan, melainkan pada kesempatan yang belum setara di dunia kerja.
BACA JUGA:Pilihan Karier Jurusan AI dan Coding dengan Masa Depan Cerah, Ini Materi Kuliah yang Dipelajari
“Kami percaya teknologi tidak hanya dibangun melalui kemampuan teknis semata, tetapi juga melalui empati, problem solving, dan keberanian untuk menciptakan dampak nyata. Melalui STEM Talks, kami ingin lebih banyak perempuan muda melihat bahwa mereka memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkarya di bidang teknologi. Kami berharap kehadiran para Women Tech Leaders di Grab dapat menjadi role model sekaligus membuka wawasan baru bagi generasi muda perempuan," ujar Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia.
Selain sesi talkshow, peserta juga mengikuti sesi “Ask Me Anything” yang merupakan sesi focus group discussion (FGD) bersama para pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi.
Dalam sesi ini, peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai tantangan sebagai perempuan di bidang STEM, sekaligus mendapatkan gambaran mengenai lingkungan kerja di industri teknologi, peluang pengembangan karier, serta pengalaman dari Women Tech Leaders di Grab dalam berbagai fungsi, mulai dari product management, hingga software engineering.
Melalui STEM Talks yang merupakan bagian dari rangkaian inisiatif “Jejak Aksi Kartini Masa Kini”, Grab terus mendorong lebih banyak perempuan muda untuk berani berkembang dan mengambil peran strategis di bidang teknologi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: