Guardiola Akui Penyesalan Terbesar Selama Latih Manchester City
Pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola akhirnya buka suara soal penyesalan terbesar selama menangani Manchester City-Tangkapan Layar Instagram@pepteam-
Menurutnya, sikap itu membuat beberapa pemain merasa diperlakukan tidak adil, termasuk Joe Hart yang kala itu merupakan ikon klub.
“Terkadang saya tidak cukup adil. Saya sangat menyesali periode itu,” kata Guardiola.
“Saat itu, saya terlalu keras kepala dengan keputusan yang saya percaya.” lanjutnya.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan publik sepak bola Eropa.
Banyak fans Manchester City yang menilai Joe Hart sebenarnya masih layak mendapat kesempatan lebih lama di era Guardiola.
Akhiri Era Emas Bersama Manchester City
BACA JUGA:Pep Guardiola Ingatkan City Jangan Jemawa Usai Kalahkan Arsenal: Semua Belum Selesai!
Pep Guardiola akan mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City setelah pertandingan terakhir musim ini melawan Aston Villa.
Selama hampir 10 tahun menangani klub, Guardiola sukses membawa City menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa.
Bersama Manchester City, Guardiola mempersembahkan berbagai gelar bergengsi termasuk Liga Inggris, Piala FA, hingga Liga Champions.
Meski akan meninggalkan kursi pelatih, Guardiola memastikan dirinya masih akan tetap terhubung dengan Manchester City melalui kegiatan yayasan amal klub.
Usai meninggalkan Manchester City, Pep Guardiola mengaku belum memiliki rencana melatih klub lain dalam waktu dekat.
BACA JUGA:Manchester City Tuntut Penjelasan Pep Guardiola soal Klaim Pengunduran Diri, Hengkang atau Out?
Pelatih berusia 55 tahun itu ingin mengambil waktu istirahat setelah menjalani tekanan besar selama satu dekade terakhir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: